SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kondisi Gedung Sasana Budaya di Kabupaten Buleleng, Bali, memprihatinkan.
Sejumlah bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari atap bocor hingga plafon jebol.
Padahal, gedung yang menjadi salah satu ikon seni budaya Buleleng itu kerap digunakan sebagai lokasi pementasan seni dan aktivitas kebudayaan.
Kerusakan tersebut kini mendapat sorotan dari DPRD Buleleng. Dewan mendorong Pemkab Buleleng segera melakukan pembenahan secara menyeluruh agar fasilitas publik bersejarah itu tetap layak digunakan.
Hal itu terungkap saat Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Sukarmen melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung tersebut pada Selasa (26/5/2026).
Nyoman Sukarmen, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan masyarakat terkait kerusakan fasilitas di area Sasana Budaya.
Kerusakan tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengunjung maupun pelaku seni yang memanfaatkan gedung tersebut untuk berbagai pertunjukan budaya.
“Laporan dari masyarakat, ada beberapa atap bocor, kemudian plafon jebol, panggung terbuka yang di sebelah timur bocor, termasuk toilet. Itu yang perlu mendapat perbaikan,” katanya.
Menurut Sukarmen, Sasana Budaya merupakan salah satu tempat pementasan seni yang representatif di Buleleng dan memiliki peran penting sebagai ruang kreativitas generasi muda dalam menyalurkan bakat di bidang seni dan budaya.
Karena itu, dewan berharap Pemkab Buleleng dapat segera mengalokasikan anggaran perbaikan agar kondisi gedung tidak semakin parah dan tetap bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng, I Nyoman Wisandika, mengakui kondisi bangunan Sasana Budaya memang membutuhkan perhatian serius.
Menurutnya, perbaikan sempat dilakukan, namun masih bersifat terbatas sehingga belum mampu mengatasi kerusakan secara menyeluruh.
“Ada rehab, cuma kecil-kecilan. Tapi kondisi eksisting saat ini, plafonnya sudah ada jebol. Ini harus diatensi bersama,” ujarnya.
Wisandika menambahkan, keberadaan Sasana Budaya tidak hanya penting sebagai aset daerah, tetapi juga memiliki nilai historis dan budaya yang kuat bagi masyarakat Buleleng.
Selain menjadi tempat pertunjukan seni, kawasan tersebut juga menjadi destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan.
Hal itu lantaran lokasi Sasana Budaya berada satu kawasan dengan Museum Buleleng dan Gedong Kirtya yang selama ini menjadi tujuan wisata edukasi dan budaya di Kota Singaraja. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya