SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Buleleng melakukan penyegaran organisasi dengan memperbarui struktur kepengurusan periode 2023–2028.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan peran media siber dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat dan bertanggung jawab di Buleleng.
Pembaruan kepengurusan ditandai dengan pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) terbaru dari SMSI Provinsi Bali kepada jajaran pengurus SMSI Buleleng.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (4/6/2026).
Agenda dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna; Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja; Ketua PWI Buleleng, Kepala RRI Singaraja, serta sejumlah pejabat dan insan media.
Ketua SMSI Buleleng, Francelino Xavier Ximenes Freitas, mengatakan pembaruan struktur organisasi merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja lembaga di tengah perkembangan industri media digital yang semakin dinamis.
Menurutnya, penataan ulang kepengurusan diperlukan untuk memastikan seluruh elemen organisasi bergerak dalam satu visi yang sama serta mampu menjawab tantangan dunia pers yang terus berkembang.
“Ini merupakan langkah strategis untuk membangkitkan kembali semangat awal yang menjadi fondasi berdirinya SMSI Buleleng. Organisasi yang sehat membutuhkan kerja sama tim yang solid dan kesamaan arah dalam menjalankan program-programnya,” ujarnya.
Francelino menjelaskan, penyegaran kepengurusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat internal yang digelar pada April 2026.
Melalui langkah tersebut, SMSI Buleleng berharap dapat menghadirkan energi baru sekaligus memperkuat profesionalisme organisasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Buleleng yang selama ini dinilai memberikan ruang dan dukungan terhadap perkembangan media siber di daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menyambut positif pembaruan kepengurusan SMSI.
Menurutnya, keberadaan media siber memiliki peran penting dalam membangun ruang informasi yang sehat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah sangat mendukung keberadaan SMSI. Kami berharap pembaruan kepengurusan ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan media siber dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Supriatna.
Ia menilai sinergi yang baik antara pemerintah dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas informasi publik, terutama di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Apresiasi juga disampaikan Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja. Pria yang akrab disapa Edo itu menilai proses penyegaran organisasi yang dilakukan SMSI Buleleng menunjukkan kedewasaan dalam mengelola organisasi agar tetap adaptif terhadap perubahan.
Menurutnya, dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap kegiatan SMSI menjadi bukti bahwa media siber memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah.
“Kehadiran Wakil Bupati dan jajaran pemerintah daerah dalam penyerahan SK ini menunjukkan bahwa SMSI memiliki peran yang diperhitungkan sebagai mitra strategis dalam pembangunan dan penyebaran informasi publik,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya