SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Warga Kelurahan Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dibuat terkejut dengan kemunculan seekor penyu lekang di aliran sungai kawasan Gang Durian, Kamis (11/6/2026) siang.
Satwa laut yang seharusnya hidup di perairan pesisir itu ditemukan dalam kondisi lemas dan mengalami luka cukup serius pada bagian tempurungnya.
Temuan satwa dilindungi tersebut langsung dilaporkan kepada petugas. Tak lama berselang, personel Polair Polres Buleleng bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan penyu itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 12.00 WITA.
Saat ditemukan, kondisi satwa tersebut tampak tidak normal karena kesulitan bergerak dan terlihat sangat lemah.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan penyu yang ditemukan merupakan jenis penyu lekang.
Selain mengalami penurunan kondisi fisik, satwa itu juga mengalami kerusakan pada bagian tempurung atau cangkang atas yang pecah.
“Setelah menerima laporan masyarakat, personel Satpolairud bersama Pokmaswas melakukan pengecekan ke lokasi. Ditemukan satu ekor penyu jenis lekang dalam kondisi lemas dan mengalami luka pada bagian tempurung atau cangkang atas yang pecah,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Belum diketahui pasti bagaimana penyu tersebut bisa tersesat hingga masuk ke aliran sungai yang cukup jauh dari habitat alaminya di kawasan laut.
Untuk mencegah kondisinya semakin memburuk, penyu lekang tersebut kemudian dievakuasi ke kawasan Pantai Indah.
Selanjutnya, satwa itu dititipkan sementara di kediaman Ketua Pokmaswas Penimbangan Lestari, Gede Wiadnyana, guna menjalani perawatan dan observasi awal.
Selama masa pemulihan, petugas dan relawan membersihkan tubuh penyu dari kotoran yang menempel.
Kondisi tubuh satwa juga dijaga tetap lembab agar tidak mengalami stres maupun dehidrasi sebelum mendapatkan penanganan lanjutan.
Kepolisian bersama relawan juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Hingga kini petugas masih memantau perkembangan kondisi penyu tersebut. Setelah dinyatakan pulih dan layak hidup di alam bebas, satwa yang dilindungi itu rencananya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya