Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ratusan Relawan Turun ke Pantai, DLH Buleleng Gaungkan Perang Melawan Sampah dari Pesisir

Francelino Junior • Jumat, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB
BERSIHKAN SAMPAH: ASN membersihkan sampah yang menumpuk di pesisir Buleleng. (Pemkab Buleleng)
BERSIHKAN SAMPAH: ASN membersihkan sampah yang menumpuk di pesisir Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Tumpukan sampah yang kerap mencemari kawasan pesisir menjadi perhatian serius Pemkab Buleleng. 

Sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng menggelar aksi bersih-bersih pantai secara serentak di empat titik pesisir pada Jumat (12/6/2026).

Empat lokasi yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Pantai Kubujati, Pantai Penarukan, Pantai di sisi utara SMPN 3 Singaraja, dan Pantai Camplung. 

Aksi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), TNI/Polri, akademisi, hingga komunitas dan organisasi pemerhati lingkungan.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Buleleng, Gede Suratanaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang sebelumnya dipusatkan di kawasan Danau Tamblingan.

Menurutnya, setelah kegiatan utama selesai dilaksanakan, pemerintah daerah didorong untuk melaksanakan aksi nyata menjaga lingkungan di berbagai lokasi, seperti pantai, sungai, pasar, maupun ruang publik lainnya.

“Di Kabupaten Buleleng, kami memilih melaksanakan kegiatan di empat pantai sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pesisir,” ujarnya.

Suratanaya menegaskan, penanganan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. 

Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat berjalan berkelanjutan.

Karena itu, aksi bersih pantai sengaja melibatkan banyak pihak sebagai upaya membangun kesadaran kolektif bahwa sampah merupakan persoalan bersama yang harus ditangani secara gotong royong.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan begitu, masyarakat memiliki rasa kepedulian dan ikut terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya mengandalkan pemerintah atau Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

DLH Buleleng mencatat berbagai program pengelolaan sampah yang dijalankan selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil positif. 

Salah satu indikatornya adalah berkurangnya volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkala secara bertahap.

Meski demikian, Suratanaya menilai upaya edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan. 

Perubahan perilaku menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah dari sumbernya.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pihaknya berharap masyarakat semakin disiplin membuang sampah pada tempatnya, sekaligus mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#pantai #pemkab buleleng #lingkungan hidup #sampah #buleleng