Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cetak Generasi Berkarakter, Kesbangpol Buleleng Gembleng Paskibraka Lewat Pendidikan Kebangsaan

Francelino Junior • Senin, 29 Juni 2026 | 21:02 WIB
WAWASAN KEBANGSAAN: Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng kepada calon Paskibraka. (Pemkab Buleleng)
WAWASAN KEBANGSAAN: Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng kepada calon Paskibraka. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng berupaya memperkuat karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan. 

Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng bertema "Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju", yang menyasar peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (29/6/2026), itu dibuka Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Nyoman Widiartha.

Dalam sambutannya, Widiartha menegaskan bahwa wawasan kebangsaan menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. 

Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi dan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi bekal penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menjelaskan, wawasan kebangsaan tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi landasan untuk mewujudkan Indonesia yang maju. 

Karena itu, generasi muda perlu memahami sejarah, budaya, serta nilai-nilai luhur bangsa agar mampu menghargai keberagaman sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Lebih lanjut, Widiartha menekankan bahwa program Paskibraka memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar menyiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, Paskibraka merupakan bagian dari proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. 

Melalui program tersebut, peserta dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, terampil, serta menjunjung tinggi nilai persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap peserta Paskibraka Kabupaten Buleleng Tahun 2026 dapat tumbuh menjadi generasi penerus perjuangan bangsa yang memiliki semangat Pancasila, patriotisme, nasionalisme, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Widiartha juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Buleleng Tahun 2026. 

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh disiplin sehingga siap mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Untuk memperkaya wawasan peserta, sosialisasi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan, I Made Riyan Cahyadi yang pernah memenangkan lomba orasi kebangsaan; guru besar Undiksha, Prof. I Nengah Suastika; dosen di Universitas Panji Sakti (Unipas), Gede Sandiasa; serta guru di SMAN 1 Singaraja, Ni Putu Rahayu.

Mereka membawakan materi mengenai penguatan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga pembentukan karakter generasi muda. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#nkri #buleleng #wawasan kebangsaan #kesbangpol #paskibraka