Jelang Bulfest 2026, Arus Lalin Singaraja Dialihkan. Dishub Kerahkan 100 Personel

Francelino Junior • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:31 WIB
PENGALIHAN ARUS: Kepala Dinas Perhubungan  Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, menjelaskan pengalihan arus lalu lintas di Kota Singaraja. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
PENGALIHAN ARUS: Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, menjelaskan pengalihan arus lalu lintas di Kota Singaraja. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pengguna jalan yang melintas di pusat Kota Singaraja harus bersiap dengan perubahan rute perjalanan. 

Arus lalu lintas mulai dialihkan seiring persiapan Buleleng Festival (Bulfest) 2026 di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja.

Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng mengerahkan 100 personel untuk mengatur lalu lintas selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival. 

Rekayasa lalu lintas diberlakukan agar mobilitas kendaraan tetap berjalan lancar meski sejumlah ruas jalan terdampak aktivitas Bulfest.

Bulfest 2026 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (18/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026). Namun, persiapan di lokasi telah dimulai sejak Minggu (9/8/2026). 

Sejumlah tenda dan panggung mulai berdiri di beberapa titik kawasan pusat kota.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan pengalihan arus mulai diberlakukan sejak Senin (10/8/2026). 

Dia menegaskan skema tersebut bukan penutupan total ruas jalan, melainkan pengalihan arus kendaraan.

”Pengalihan arus mulai diberlakukan sekarang (kemarin). Bukan penutupan, tapi pengalihan. Sudah dikoordinasikan juga dengan Satlantas Polres Buleleng,” ujar Gunawan.

Pengguna jalan dari arah selatan atau Denpasar menuju Gilimanuk diarahkan melalui Jalan Mayor Metra, kemudian lurus ke Jalan Gajah Mada, belok kiri ke Jalan Dr. Sutomo dan selanjutnya lurus menuju Jalan A. Yani.

Sementara kendaraan dari Denpasar menuju Karangasem diarahkan dari Jalan Mayor Metra menuju Jalan Gajah Mada, kemudian belok kanan ke Jalan Gempol. 

Selanjutnya kendaraan melintas di Jalan Setia Budi, belok kiri ke Jalan Sam Ratulangi, kemudian belok kanan menuju Jalan WR Supratman.

Untuk kendaraan dari arah timur atau Karangasem menuju Gilimanuk, rute dialihkan melalui Jalan WR Supratman, Jalan Surapati, belok kiri ke Jalan Hasanudin, kemudian belok kanan ke Jalan Dr. Sutomo dan dilanjutkan menuju Jalan A. Yani.

Sebaliknya, kendaraan dari Karangasem menuju Denpasar diarahkan dari Jalan WR Supratman belok kiri ke Jalan Sam Ratulangi, kemudian belok kanan ke Jalan Setia Budi. 

Arus dilanjutkan melalui Jalan Gempol, belok kiri ke Jalan Gajah Mada, hingga kembali ke Jalan Mayor Metra.

Sedangkan kendaraan dari arah barat atau Gilimanuk menuju Karangasem diarahkan dari Jalan A. Yani belok kiri ke Jalan Dewi Sartika Utara, kemudian belok kanan ke Jalan Merak. Selanjutnya belok kiri ke Jalan Pattimura, lurus menuju Jalan Erlangga, Jalan Surapati hingga Jalan WR Supratman.

Untuk kendaraan dari Gilimanuk menuju Denpasar, pengendara dari Jalan A. Yani diarahkan belok kanan ke Jalan Sudirman, kemudian belok kiri ke Jalan Udayana. Selanjutnya masuk ke Jalan Ngurah Rai, belok kanan ke Jalan Letkol Wisnu, kemudian belok kanan ke Jalan Gajah Mada dan kembali lurus menuju Jalan Mayor Metra.

Gunawan mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan karena lokasi panggung utama Bulfest kini berada di kawasan Catus Pata. 

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang menggunakan kawasan Sasana Budaya, keberadaan panggung di lokasi tersebut membuat arus kendaraan menuju Jalan Veteran tidak dapat melintas seperti biasa.

”Di Catus Pata sekarang ada panggung, tidak lagi di Sasana Budaya. Jadi stagnan, tidak ada kendaraan yang bisa melintas ke Jalan Veteran. Apalagi jalur tersebut, yang datang dari Denpasar sangat krodit, sehingga perlu pengaturan ekstra,” lanjut Gunawan.

Dishub Buleleng juga mengimbau pengguna jalan tidak memaksakan diri melintas melalui Jalan I Dewa Made Kaler, khususnya jalur menuju Desa Sambangan dari Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk di samping Monumen Tugu Tiga.

Pengendara diminta mengikuti rute yang telah ditentukan petugas. Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara yang belum memahami kondisi dan pola rekayasa lalu lintas selama persiapan Bulfest 2026. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
buleleng festival dishub buleleng festival