SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng tak hanya disiapkan sebagai infrastruktur penyiaran.
Gubernur Bali, Wayan Koster menyebut kawasan tersebut bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata baru dengan kualitas dunia dan ditargetkan mulai diresmikan pada awal 2027.
Rencana itu disampaikan Koster saat membuka Buleleng Festival 2026 di panggung utama Tugu Singa Ambara Raja, Selasa (18/8/2026) malam. Dia mengatakan pembangunan Turyapada ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Saat ini, kata Koster, pembangunan akses masuk dan kawasan di sekitar Turyapada masih berlangsung. Setelah seluruh pembangunan rampung, kawasan tersebut akan dibuka sebagai salah satu objek wisata baru di Bali.
"Turyapada Desember selesai. Sekarang sedang dibangun jalan masuk dan kawasannya. Di awal 2027 akan diresmikan sebagai objek wisata baru di Bali dengan kualitas dunia," kata Koster.
Menariknya, Koster menyebut masyarakat Buleleng akan mendapat kesempatan menikmati destinasi tersebut secara gratis pada beberapa bulan pertama setelah dibuka.
"Khusus (warga) Buleleng, untuk sekian bulan pertama, gratis," ujarnya.
Menurut Koster, pengembangan Turyapada tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata. Infrastruktur tersebut juga telah dimanfaatkan untuk mendukung penyiaran televisi.
Saat ini, Koster menyebut sudah ada 30 stasiun televisi yang melakukan siaran dari kawasan Turyapada.
Selain menawarkan fungsi penyiaran, kawasan Turyapada memiliki keunggulan dari sisi panorama.
Dari kawasan tersebut, wisatawan dapat menikmati pemandangan Danau Buyan dan lanskap alam Buleleng dari ketinggian.
"Dari atas bisa melihat Danau Buyan, sangat indah," ujar Koster.
Koster optimistis keberadaan Turyapada sebagai destinasi wisata baru akan memberikan dampak ekonomi bagi Buleleng.
Tidak hanya pemerintah daerah, masyarakat di sekitar kawasan juga diharapkan mendapat manfaat dari meningkatnya aktivitas wisata.
"Astungkara ini akan jadi objek wisata baru, dan akan sumber pendapatan bukan hanya bagi Bali, tapi juga bagi Pemkab Buleleng dan masyarakat Buleleng," katanya.
Koster berharap pengembangan Turyapada dapat menjadi salah satu pemicu tumbuhnya optimisme baru bagi masyarakat Buleleng, khususnya generasi muda.
Kehadiran destinasi wisata baru tersebut diharapkan turut memperkuat posisi Buleleng dalam peta pariwisata Bali.
Pengembangan Turyapada juga menjadi bagian dari agenda pembangunan infrastruktur dan ekonomi Buleleng yang didorong Pemerintah Provinsi Bali. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng