Bulfest Hasilkan 15 Kubik Sampah Per Hari, Didominasi Plastik

Eka Prasetya • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:35 WIB
BERSIHKAN SAMPAH: Para relawan dan petugas kebersihan membersihkan sampah yang berserakan di area Buleleng Festival 2026. (Pemkab Buleleng)
BERSIHKAN SAMPAH: Para relawan dan petugas kebersihan membersihkan sampah yang berserakan di area Buleleng Festival 2026. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Penanganan kebersihan menjadi fokus utama selama gelaran Buleleng Festival (Bulfest) 2026 yang berlangsung pada 18–23 Agustus 2026. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng mengerahkan ratusan relawan gabungan serta menyiapkan puluhan titik fasilitas penampungan sampah di sepanjang area festival.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buleleng, I Gede Putra Aryana, menjelaskan bahwa skema penanganan sampah telah dirancang matang jauh sebelum helatan dimulai lewat koordinasi lintas sektor.

Guna menjaga kenyamanan pengunjung di venue Bulfest 2026, DLH menggalang kekuatan personil dari berbagai instansi pemerintah hingga elemen mahasiswa.

"Dari DLH kami sudah mengumpulkan saat sebelum Bulfest, saat 15 Agustus 2026 kami undang OPD. Satu OPD mengerahkan relawan 20 orang, ada 5 kampus yang juga mengerahkan relawan. Mudah-mudahan edukasi yang dilakukan petugas kebersihan dan relawan dipahami masyarakat," ujar Putra Aryana.

Penempatan relawan disebar secara merata, termasuk penjagaan khusus di titik-titik krusial seperti area toilet umum untuk menjaga kebersihan dan memberikan edukasi langsung kepada pengunjung.

Dari sisi sarana dan prasarana, DLH Buleleng menyiagakan 40 titik tong sampah di seluruh lokasi festival. 

Selain itu, ditempatkan pula kontainer sampah berkapasitas besar di beberapa titik strategis, yakni pelataran Kantor Lurah Paket Agung, Jalan Kresna, serta area Bappeda Buleleng.

Kendati fasilitas penampungan telah disebar, Putra Aryana mengakui proses pemilahan sampah secara mandiri oleh masyarakat di lokasi acara belum berjalan optimal.

"Kami harap masyarakat tetap memilah, tapi kami akui memang belum optimal pemilahan itu. Jadi seluruh kontainer itu kami bawa ke transfer depo di Jalan Seroja, kami pilah di sana, residunya kami bawa ke TPA Bengkala," jelasnya.

Berdasarkan catatan DLH Buleleng, volume timbulan sampah selama Bulfest 2026 rata-rata mencapai belasan kubik per hari dengan komposisi didominasi oleh sampah plastik dan kemasan.

"Dalam sehari timbulan sampah Bulfest sekitar 15 kubik per hari, dengan komposisi 80 persen sampah anorganik," pungkas Putra Aryana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Buleleng Festival 2026 Sampah Bulfest Putra Aryana berita buleleng dlh buleleng