SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kabupaten Buleleng pada Minggu (30/8/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng mencatat sedikitnya terjadi enam peristiwa pohon tumbang dalam sehari akibat terpaan angin kencang yang dipicu pohon lapuk dan berusia tua.
Berdasarkan peringatan dini BMKG Wilayah III, potensi angin kencang menerjang kawasan Buleleng pada Minggu (30/8/2026), meski belum terdeteksi potensi lanjutan hingga Rabu (2/9/2026) mendatang.
Peristiwa pertama terjadi di kawasan perkotaan, tepatnya di Jalan Gajah Mada dekat Kodim 1609/Buleleng, Kelurahan Banjar Jawa, sekitar pukul 10.11 WITA.
Pohon beringin berukuran jumbo dengan diameter 130 sentimeter tumbang hingga menutupi total akses jalan utama.
"Penanganan langsung kami lakukan melalui pemotongan dan pembersihan material pohon bersama personel gabungan TNI, Polri, PLN, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, Minggu (30/8/2026).
Tak berselang lama, sekitar pukul 10.40 WITA, musibah serupa terjadi di Jalan Jelantik Gingsir, Kelurahan Sukasada.
Pohon jenis kayu santan berdiameter 120 sentimeter roboh melintang dan menimpa bagian depan bangunan ruko sepanjang 10 meter di seberang jalan.
Insiden tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Raya Singaraja–Denpasar selama beberapa waktu.
"Kejadian di Sukasada mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bagian depan ruko milik warga, dengan perkiraan kerugian materiil mencapai Rp 75 juta," jelas Suyasa.
Menyikapi rentetan bencana akibat cuaca ekstrem tersebut, BPBD Buleleng mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra dan membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada urusan mendesak.
Masyarakat juga diminta menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon-pohon besar yang rawan tumbang selama angin kencang berhembus. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng