SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng mendesak penyedia jasa konstruksi jembatan RTH Banyuasri mempercepat pekerjaan mereka.
Penyedia perlu mempercepat proyek, lantaran dalam hitungan pekan, Buleleng akan masuk musim penghujan. Sehingga pekerjaan konstruksi berpotensi terhambat.
Hal itu terungkap saat Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna melakukan inspeksi mendadak pada Senin (7/9/2026).
Bupati Sutjidra mengatakan, kontraktor harus memperhatikan musim dan durasi waktu. Lantaran lokasi tersebut kerap diterjang lonjakan debit air sungai yang cukup deras saat musim hujan tiba.
"Sebaiknya pada bulan November, konstruksi bagian bawahnya sudah harus tuntas total agar tidak terkendala banjir saat puncak musim hujan," tegas Sutjidra saat meninjau lokasi pada Senin (7/9/2026).
Berdasarkan laporan penyedia jasa di lokasi, progres fisik proyek saat ini baru menyentuh angka 10 persen. Pekerja masih difokuskan pada tahap pengeringan area dasar sungai. Proses itu dinilai paling krusial sebelum masuk ke pemasangan pondasi utama.
Guna menghemat waktu pengerjaan agar rampung sesuai target pada Desember 2026, Pemkab Buleleng memutuskan menggunakan precast atau beton pracetak pada struktur jembatan.
"Nanti pakai beton pracetak agar pengerjaannya jauh lebih cepat dan efisien di tengah keterbatasan waktu jelang musim hujan," tambahnya.
Lebih lanjut Sutjidra mengatakan, setelah jembatan tuntas pihaknya akan membangun sarana olahraga panjat tebing berskala internasional di lokasi tersebut.
Ia meyakini proyek jembatan akan memperlancar akses mobilitas menuju venue olahraga tersebut.
"Mudah-mudahan kedua proyek ini bisa berjalan paralel dan simultan. Fasilitas panjat tebingnya selesai, akses jembatannya juga rampung," pungkas Sutjidra. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng