Komponen As Roda Jatuh, Mobil Damkar Buleleng Mogok

Eka Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB
KEBAKARAN: Pasukan Pemadam Kebakaran Buleleng memadamkan api yang membakar rumah pensiunan guru di Desa Ambengan, Buleleng. (Polres Buleleng)
KEBAKARAN: Pasukan Pemadam Kebakaran Buleleng memadamkan api yang membakar rumah pensiunan guru di Desa Ambengan, Buleleng. (Polres Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Musibah tak terduga menimpa armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng. 

Satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter mogok total usai bagian komponen as panjang roda kendaraan tersebut diduga copot dan hilang di jalanan Kota Singaraja, Selasa (15/9/2026).

Insiden tersebut terjadi usai pasukan Damkar menyelesaikan penanganan kebakaran di wilayah Lumbanan. 

Saat melintas di Jalan Dewi Sartika Selatan—tepatnya di depan Kantor Pertanahan (BPN) Buleleng—kendaraan tiba-tiba tidak dapat dikemudikan maupun dibelokkan hingga harus ditarik menggunakan mobil pemadam lainnya menuju markas induk di Jalan Dahlia.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran rekaman CCTV dan keterangan warga di lokasi, komponen penting tersebut diduga terjatuh di jalan dan diambil oleh seseorang.

"Di taman median jalan depan Kantor BPN kami hanya menemukan sisa karet dari bagian as panjang itu. Kami menduga ada yang mengambil. Lewat media sosial kami sudah umumkan dan kami mohon dengan sangat, bagi siapa saja yang menemukan agar sudi mengembalikan. Tolong jangan dijual ke tukang loak," ujar Arya Suardana, Kamis (17/9/2026).

Kondisi tersebut membuat pihak Damkar Buleleng pusing. Pasalnya, truk bermerek Isuzu Borneo tersebut merupakan kendaraan operasional andalan Damkar Buleleng.

Ketika ada komponen yang rusak, apalagi hilang, Damkar dibuat makin pusing. Lantaran kendaraan itu sudah uzur dan suku cadangnya sudah sangat langka di pasaran. 

Jika komponen tersebut tak kunjung ditemukan, opsi memesan atau membuat suku cadang secara khusus membutuhkan waktu yang cukup lama.

Arya tak menampik bahwa mayoritas armada pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng sudah dimakan usia.

"Kendaraan kami bisa dibilang tua-tua sekali, usianya sudah sekitar 30 tahunan. Armada kami yang paling muda saja keluaran tahun 2008," bebernya.

Melihat kondisi armada yang sudah rentan dan sering mengalami kerusakan di tengah tingginya potensi kebakaran, Dinas Damkar Buleleng berencana mengajukan usulan pengadaan armada baru kepada pimpinan daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk tahun anggaran mendatang. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Arya Suardana Mobil Damkar Buleleng Rusak damkar buleleng Singaraja