Waspada Kebakaran! Damkar Buleleng Ingatkan Warga Tak Bakar Sampah

Eka Prasetya • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:30 WIB
PADAMKAN API: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng memadamkan api yang membakar lahan kering. (Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng)
PADAMKAN API: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng memadamkan api yang membakar lahan kering. (Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Memasuki puncak musim kemarau yang diwarnai hembusan angin kencang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Buleleng mewanti-wanti masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan, lahan, maupun rumah.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, menegaskan bahwa kondisi vegetasi yang mengering membuat rumput, semak, hingga tumpukan sampah sangat rentan tersulut api. 

Keberadaan angin kencang berpotensi memicu kobaran api meluas dalam hitungan detik.

"Jangan anggap sepele sumber api sekecil apapun. Kondisi lingkungan sedang sangat kering. Sekali tersulut dan tertiup angin kencang, penyebarannya bisa sangat masif," tegas Arya Suardana.

Arya mengimbau warga untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah atau membersihkan lahan dengan metode pembakaran terbuka. 

Jika terpaksa harus menggunakan api, warga diminta memastikan bara benar-benar padam total sebelum ditinggalkan.

Selain ancaman si jago merah, masyarakat juga diminta mengantisipasi potensi bahaya pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem.

Kecepatan penanganan berada pada laporan awal dari masyarakat. Damkar Buleleng meminta warga segera menghubungi layanan darurat begitu mendapati titik api tanpa menunggu kobaran membesar.

"Semakin cepat laporan kami terima, semakin cepat personel dan armada kami meluncur ke TKP. Jangan mengambil tindakan berisiko yang membahayakan keselamatan jiwa; utamakan evakuasi mandiri lalu hubungi petugas," pungkas Arya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Kebakaran Buleleng Musim Kemarau Bali Arya Suardana damkar buleleng