Utsawa Jnananing Sad Dharma #3: Asah Karakter Generasi Muda Hindu lewat Seni dan Konten Digital

Eka Prasetya • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:22 WIB
PENYULUHAN AGAMA: Suasana Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 di Kantor Kementerian Agama Buleleng pada Jumat (9/10/2026). (Pemkab Buleleng)
PENYULUHAN AGAMA: Suasana Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 di Kantor Kementerian Agama Buleleng pada Jumat (9/10/2026). (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Buleleng terus memperkuat fondasi moral dan karakter spiritual generasi muda. 

Melalui Kelompok Kerja (Pokja) Penyuluh Agama Hindu, ajang puncak “Utsawa Jnananing Sad Dharma #3” resmi dibuka di Kantor Kemenag Buleleng, Jumat (9/10/2026).

Agenda tahunan ini dirancang sebagai ruang ekspresi dan eksplorasi ajaran Hindu dengan memadukan seni, tradisi sastra, serta pemanfaatan teknologi digital.

Adapun deretan cabang yang dilombakan meliputi Dharma Wacana, Dharma Gita, Cipta Lagu Religi Hindu, Puja Tri Sandhya, Geguritan, hingga ajang pembuatan video pendek bernafaskan keagamaan.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengapresiasi terobosan para penyuluh agama yang dinilai berhasil mengemas pemahaman agama secara adaptif bagi generasi Gen Z dan Alpha.

”Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Utsawa Jnananing Sad Dharma yang ketiga ini. Ini ajang yang sangat positif di Buleleng untuk memberi panggung bagi generasi muda kita mendalami ajaran agama Hindu melalui seni, budaya, dan filosofi sastra,” ujar Supriatna, Jumat (9/10/2026).

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, menilai festival ini sebagai manifestasi nyata pembentukan etika dan budi pekerti anak muda melalui sastra agama yang selaras dengan adat lokal.

Menurutnya, perpaduan kompetisi tradisional dan media digital menjadi strategi ampuh agar nilai-nilai moderasi beragama dapat terserap dengan menyenangkan oleh para pelajar.

”Melalui sinergi erat antara Kemenag, Pemkab Buleleng, lembaga keagamaan, dan para penyuluh, kegiatan ini jangan sampai berhenti sebagai seremoni. Ini adalah wadah mencetak generasi muda Hindu Buleleng yang berkarakter kuat, moderat, serta siap bersaing secara global,” tegas Sunartha. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Wabup Gede Supriatna Utsawa Jnananing Sad Dharma Kemenag Buleleng Penyuluh Agama Hindu