Bupati sebut Antrean BBM Mulai Lengang, Padahal Warga Masih Antre Mengular

Francelino Junior • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:07 WIB
MASIH ANTRE: Antrean kendaraan di SPBU Gajah Mada, Singaraja. Warga mulai mengantre mendapatkan bensin sejak Senin (12/10/2026). Antrean panjang masih berlangsung hingga Rabu (14/10/2026). (Francelino Junior/Radar Buleleng)
MASIH ANTRE: Antrean kendaraan di SPBU Gajah Mada, Singaraja. Warga mulai mengantre mendapatkan bensin sejak Senin (12/10/2026). Antrean panjang masih berlangsung hingga Rabu (14/10/2026). (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pernyataan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, terkait krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Buleleng mendadak bertolak belakang dengan fakta pahit di lapangan.

Saat warga Buleleng rela berjemur dan mengantre berjam-jam hingga ratusan meter di SPBU, Bupati Sutjidra justru menyebut antrean pengisian BBM di Bali utara sudah mulai lengang.

Pantauan langsung Radar Buleleng pada Rabu (14/10/2026) menunjukkan pemandangan kontras. 

Di SPBU Jalan Gajah Mada Singaraja, antrean kendaraan mengular bagai naga panjang hingga radius 300–500 meter di kiri-kanan jalan. Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Jalan Kartini dan SPBU Banyuasri.

Namun, di tengah perjuangan masyarakat mendapatkan bensin di bawah terik matahari, Bupati Sutjidra mengklaim kondisi di lapangan telah kondusif.

”Ada antreannya, (tapi) sudah mulai lengang,” kata Sutjidra santai saat ditemui pada Rabu (14/10/2026).

Di sisi lain, Sutjidra tak menampik bahwa kelangkaan dan antrean panjang BBM di Kabupaten Buleleng memang telah bergejolak sejak Minggu (11/10/2026) lalu. 

Ia mengimbau agar masyarakat tidak panik hingga memborong BBM melebihi kebutuhan harian.

Sutjidra menjamin bahwa pasokan pasokan BBM untuk seluruh Bali, termasuk wilayah Bali utara, dipastikan aman hingga Kamis (15/10/2026). 

Setelah tanggal tersebut, kapal tanker penyuplai pasokan BBM tambahan dijadwalkan kembali merapat.

”Masyarakat kami minta membeli bensin sesuai kebutuhan saja. Jangan sampai membawa jerigen atau botol-botol dalam jumlah banyak,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Krisis BBM Bali Antrean SPBU Singaraja bupati buleleng Nyoman Sutjidra