Diterjang Angin Kencang, Tiga Rumah dan Dapur Warga di Buleleng Rusak

Eka Prasetya • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:12 WIB
RUSAK PARAH: Atap rumah warga di Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, rusak parah akibat diterjang angin kencang. (BPBD Buleleng)
RUSAK PARAH: Atap rumah warga di Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, rusak parah akibat diterjang angin kencang. (BPBD Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang sejumlah wilayah dataran tinggi di Kabupaten Buleleng sejak Jumat (16/10/2026) malam. 

Akibat insiden cuaca buruk tersebut, setidaknya tiga unit bangunan rumah tinggal dan dapur milik warga di Desa Kayuputih (Kecamatan Sukasada) serta Desa Lemukih (Kecamatan Sawan) mengalami kerusakan cukup serius akibat terbongkar angin hingga tertimpa pohon tumbang.

Berdasarkan data kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, musibah pertama terjadi di Banjar Dinas Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 23.30 WITA. 

Bangunan rumah sekaligus dapur semi permanen berukuran 6 × 4 meter milik Komang Dodik Indrawan ambruk setelah bagian atap seng dan dinding bedeg miliknya disapu angin kencang. 

Kerusakan dikategorikan sedang dengan nilai kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Tak hanya di Desa Kayuputih, amukan angin kencang juga menerjang Desa Lemukih, Kecamatan Sawan. 

Di Banjar Dinas Nangka, tiga pohon cengkeh berdiameter 35–40 cm tumbang menerjang bangunan dapur dan kamar mandi berukuran 6 × 4 meter milik Made Matsya Dipa pada Jumat (16/10/2026) pukul 20.00 WITA.

Sementara pada Jumat menjelang tengah malam sekitar pukul 00.00 WITA, musibah serupa menimpa Komang Surada di Banjar Dinas Buah Banjah, Desa Lemukih. 

Rumah berukuran 6 × 5 meter miliknya rusak pada bagian atap usai tertimpa tiga pohon cengkeh berdiameter 25–30 cm yang tumbang disapu angin, dengan kerugian materiil ditaksir Rp 1 juta.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, menjelaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung bergerak menerjunkan personel ke lokasi musibah begitu menerima laporan dari pihak desa pada Sabtu (17/10/2026) pagi.

”Begitu menerima laporan warga dan perangkat desa, tim TRC BPBD Buleleng bersama unsur TNI-Polri dan aparat desa langsung meluncur melakukan penanganan darurat, assessment kaji cepat, serta evakuasi material pohon tumbang di lokasi kejadian,” ujar I Gede Suyasa, Minggu (18/10/2026).

Suyasa memastikan seluruh musibah tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. 

Untuk meringankan beban para korban terdampak serta mengamankan tempat tinggal mereka dari paparan hujan, BPBD Buleleng telah menyalurkan bantuan logistik darurat.

”Untuk penanganan darurat awal, kami sudah menyalurkan bantuan masing-masing berupa terpal penutup dan matras kepada para korban terdampak, baik di Desa Kayuputih maupun Desa Lemukih, agar bangunan yang atapnya rusak bisa tertutupi sementara,” jelasnya.

BPBD Buleleng mengimbau seluruh masyarakat Buleleng, khususnya yang bermukim di wilayah perbukitan dan rawan angin kencang, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta segera melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon tua atau berukuran besar di sekitar pemukiman. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Pohon Tumbang Buleleng Berita Buleleng Hari Ini Angin Kencang Buleleng I Gede Suyasa bpbd buleleng