Krisis BBM Lumpuhkan Wisata Buleleng: Kunjungan Lovina Anjlok 80 Persen, Dolphin Tour Sepi

Francelino Junior • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 08:16 WIB
PANTAU SPBU: Praktisi pariwisata di Lovina, Nyoman Arya Astawa saat memantau antrean BBM di SPBU Banyuasri, Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
PANTAU SPBU: Praktisi pariwisata di Lovina, Nyoman Arya Astawa saat memantau antrean BBM di SPBU Banyuasri, Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Dampak kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi seminggu belakangan ini tidak hanya memicu antrean panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), tetapi juga mulai melumpuhkan sektor pariwisata di Bali utara.

Pelaku pariwisata Buleleng, Nyoman Arya Astawa mengklaim angka kunjungan wisatawan di kawasan wisata Lovina merosot tajam hingga 80 persen akibat sulitnya mendapatkan akses bahan bakar.

Pria yang akrab disapa Mang Dauh tersebut mengungkapkan, krisis bensin yang terjadi beberapa hari terakhir benar-benar mematikan perputaran ekonomi warga. 

Banyak wisatawan memilih membatalkan perjalanan maupun enggan bepergian jauh lantaran khawatir terjebak antrean berjam-jam atau kehabisan bensin di jalan.

”Dari volume yang nyata saja, aktivitas atraksi dolphin tour (melihat lumba-lumba) di laut Lovina saja turun lebih dari 70 persen, bahkan sampai 80 persen. Penurunannya sangat drastis,” ungkap Mang Dauh saat ditemui pada Minggu (18/10/2026).

Penurunan drastis kunjungan ini berdampak langsung pada pendapatan para pelaku usaha pariwisata, mulai dari pemandu wisata, pemilik perahu, hingga pengelola akomodasi.

”Bahkan pendapatan atau income para pelaku wisata anjlok sampai 90 persen dalam lima hari terakhir ini,” tambahnya.

Melihat penderitaan warga dan pengendara yang harus mengantre berjam-jam di bawah terik matahari, Mang Dauh bersama relawan Semeton Mang Dauh (SMD) menginisiasi aksi sosial ”Warga Bantu Warga”.

Mereka menerjunkan armada mobil pikap yang mengangkut ribuan minuman dingin serta makanan ringan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang mengantre di seluruh SPBU se-Kabupaten Buleleng, mulai dari kawasan Kecamatan Gerokgak hingga Kota Singaraja.

Aksi pembagian logistik ini sengaja difokuskan pada siang hari. Selain untuk meredakan kelelahan warga di tengah cuaca panas ekstrem, bantuan ini diharapkan dapat menekan emosi para pengantre. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini SPBU Buleleng Kelangkaan BBM Buleleng Wisata Lovina Buleleng Nyoman Arya Astawa