Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yayasan IDEP Gandeng Made Taro, Mendongeng di Buleleng Soal Krisis Air

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯

 

EDUKASI LEWAT DONGENG: Made Taro bersama anaknya, I Made Tarmada membawakan Dongeng Pemanggil Hujan di SDN 8 Dauh Puri, Denpasar.
EDUKASI LEWAT DONGENG: Made Taro bersama anaknya, I Made Tarmada membawakan Dongeng Pemanggil Hujan di SDN 8 Dauh Puri, Denpasar.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Krsisi air menjadi masalah serius di Bali. Kondisi tersebut diperparah dengan pertumbuhan pariwisata yang tidak terkendali serta perubahan iklim.


Advertisement

Air tanah yang terus menurun, eksploitasi sumber daya air, dan kurangnya kesadaran akan keberlanjutan lingkungan menciptakan ketidakseimbangan yang mengancam ketersediaan air tanah di pulau ini.

Yayasan IDEP pun punya cara sendiri untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya air bersih.

Yayasan IDEP kini menggandeng Made Taro, pendongeng tersohor di Bali. Made Taro diharapkan mengedukasi anak-anak lewat dongeng.

Advertisement

Edukasi itu diharapkan bisa menanamkan kesadaran di alam bawah sadar anak-anak tentang pentingnya menjaga ketersediaan air bersih.

Rencananya Yayasan IDEP akan mengajak Made Taro mendongeng di SDN 4 Munduk, pada Sabtu (19/4/2024).

“Harapan kami anak-anak sejak awal sudah mengenal isu krisis air dari narasi yang sederhana. Lewat dongeng akan terbangun imajinasi untuk bisa mereka kemudian bergerak dan bertindak dalam aksi-aksi kecil. Walaupun kecil, harapannya aksi-aksi kecil ini bisa konsisten dilakukan sejak dini,” ungkap Koordinator Program Yayasan IDEP, Putu Suryawan.

Advertisement

Menurutnya Yayasan IDEP bukan kali ini saja melakukan program yang terkait dengan konservasi air di Buleleng.

Sebelumnya Yayasan IDEP juga telah melakukan sosialisasi sumur pemanen air hujan dan penanaman pohon di Pura Desa/ Puseh Desa Munduk, Kecamatan Banjar.

Hal tersebut diharapkan dapat memitigasi krisis air bersih yang berpotensi terjadi di Kabupaten Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja Dikebut. Saluran Drainase Diperlebar

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja Dikebut. Saluran Drainase Diperlebar

Revitalisasi Jalan Diponegoro Singaraja mencapai 40 persen. Proyek senilai Rp 4,74 miliar ini mencakup pemasangan batu andesit, pelebaran drainase, dan lampu jalan.

Desa Mengening Dinilai Jadi Percontohan Desa Antikorupsi KPK

Desa Mengening Dinilai Jadi Percontohan Desa Antikorupsi KPK

Desa Mengening, Buleleng, menjalani penilaian sebagai calon desa percontohan antikorupsi 2026. Penilaian mencakup lima komponen utama dan 18 indikator tata kelola pemerintahan.

Krisis BBM di Buleleng: Nyaris 10 Jam Mengantre Demi 5 Liter Pertalite

Krisis BBM di Buleleng: Nyaris 10 Jam Mengantre Demi 5 Liter Pertalite

Pengalaman mengantre hampir 10 jam di SPBU Anturan saat krisis BBM Buleleng. Bertahan semalaman, saya akhirnya pulang dengan lima liter Pertalite.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer