Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BBM Langka di Bali, DPR RI Panggil Pertamina. Ternyata Ini Penyebabnya

M
Penulis: Marsellus Pampur❯

 

Suasana di salah satu SPBU yang ada di Bali.
Suasana di salah satu SPBU yang ada di Bali.

RadarBuleleng.id - Kelangkaan BBM yang terjadi beberapa waktu terakhir di sejumlah wilayah Bali akhirnya mendapat perhatian serius DPR RI. 


Advertisement

Anggota Komisi VI DPR RI, I Gusti Ngurah Alit Kelakan, langsung menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga di Kantor Cabang Pertamina Bali, Jalan Sugianyar, Denpasar, Jumat (21/11/2025).

Dalam rapat tersebut ditemukan tiga faktor utama penyebab terjadinya kelangkaan BBM, yakni kuota harian tidak terpenuhi, keterbatasan stok, dan kurangnya armada pengangkut.

Kelakan mengatakan, persoalan dimulai dari distribusi BBM ke SPBU yang tidak sesuai kebutuhan. 

Advertisement

Kuota harian seharusnya 1.024 kiloliter, namun realisasinya hanya sekitar 980 kiloliter per hari.

“Ini yang menyebabkan di Bali Selatan terutama daerah Jimbaran, di Denpasar kesulitan,” ujarnya.

Advertisement

Pria yang juga Mantan Wakil Gubernur Bali itu menegaskan, momen Hari Raya Galungan sebenarnya tidak terjadi lonjakan konsumsi BBM. Alhasil ia meminta Pertamina menjaga kuota normal 1.024 kiloliter per hari agar pasokan tetap stabil.

Selain distribusi, suplai tambahan dari Terminal BBM Manggis disebut tidak optimal karena kurangnya armada pengangkut. Pertamina berjanji menambah empat armada baru pada Desember mendatang.

“Tapi kan itu cadangan. Kalau yang di Pesanggaran ini kita siapkan dengan baik stoknya, kita tak perlu lagi ke Manggis. Itu kan gunanya untuk di Bali Utara,” imbuh Kelakan.

Politisi PDIP tersebut juga membuka peluang adanya penambahan kuota BBM untuk mitigasi jangka panjang agar kelangkaan tidak terulang.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Endo Eko Satryo menjelaskan, BBM jenis Pertamax tidak membutuhkan kuota khusus pemerintah, sementara yang menggunakan kuota adalah Pertalite dan Biosolar.

Ia memastikan kuota BBM subsidi untuk Bali aman hingga akhir tahun. “Dan untuk tahun ini, Insya Allah cukup sampai akhir tahun,” jelasnya.

Berdasarkan evaluasi sementara, kuota tahun 2026 kemungkinan akan dinaikkan mengikuti pertumbuhan ekonomi.

“Kalau tidak ada penambahan, berarti ekonomi tidak jalan. Jadi secara perhitungan kemungkinan ada penambahan,” ujarnya.

Pertamina juga berkomitmen memperketat koordinasi agar distribusi harian tidak lagi di bawah target 1.024 kiloliter, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kita koordinasikan terus penyaluran hariannya, terutama menjelang nataru agar tak di bawah target,” pungkas Endo. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Pria berinisial IWCA, 25, diamankan warga di Abiansemal setelah diduga melecehkan pengendara perempuan. Polisi mendalami pengakuannya yang disebut pernah beraksi 10 kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer