Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Geruduk DPRD Bali. Bawa 16 Tuntutan ke Pemerintah

N
AKSI MASSA: Aksi mahasiswa dalam aksi Bali Bergerak di DPRD Bali. Mereka mengajukan 16 tuntutan kepada pemerintah. (Miftahuddin M. Halim/Radar Bali)
AKSI MASSA: Aksi mahasiswa dalam aksi Bali Bergerak di DPRD Bali. Mereka mengajukan 16 tuntutan kepada pemerintah. (Miftahuddin M. Halim/Radar Bali)

Advertisement

 

RadarBuleleng.id - Puluhan mahasiswa bersama elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam Aksi Bali Bergerak mendatangi Kantor DPRD Bali, Senin (22/6/2026) sore. 

Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan berbagai kegelisahan terhadap kebijakan pemerintah pusat, mulai dari isu demokrasi, ekonomi, pendidikan, hingga dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Advertisement

Bahkan, dalam sejumlah orasi, program unggulan pemerintah tersebut diplesetkan menjadi "Mas Bowo Gagal". 

Massa menilai program MBG perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai bermasalah, mulai dari kasus keracunan hingga dugaan penyimpangan anggaran.

Kedatangan massa aksi diterima langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra bersama Anggota DPRD Bali Anak Agung Gede Sayoga dan I Made Supartha. 

Advertisement

Dalam orasinya, peserta aksi menyoroti pola komunikasi pemerintah yang dinilai tidak memberikan ruang dialog yang sehat bagi masyarakat.

"Tidak pernah ada dialog yang mengutamakan isi. Menyuarakan MBG dan BBM selalu dibenturkan dengan masyarakat," teriak mahasiswa dari atas mobil komando.

Koordinator Lapangan Aksi Bali Bergerak, I Gusti Ngurah Oka Paramahamsa, menjelaskan pihaknya membawa 16 tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat dan lembaga negara terkait.

Sejumlah tuntutan tersebut mencakup evaluasi Undang-Undang Polri yang dinilai disahkan secara tergesa-gesa, peninjauan keterlibatan TNI dan Polri dalam ranah sipil, hingga perbaikan pola komunikasi publik pemerintah yang dianggap tidak efektif dan cenderung mengabaikan aspirasi masyarakat.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali

Artikel Terkait

Turut Berduka Cita. Rumah Diterjang Banjir, Mahasiswa Undiksha Tewas Tertimbun Reruntuhan

Turut Berduka Cita. Rumah Diterjang Banjir, Mahasiswa Undiksha Tewas Tertimbun Reruntuhan

Mahasiswa Undiksha Ricardo Razaq Alghivieri yang sempat hilang saat rumahnya roboh diterjang banjir di Baktiseraga, Buleleng, ditemukan meninggal tertimbun reruntuhan bangunan.

Sutjidra-Supriatna Ajak Mahasiswa Ikut Bangun Buleleng. Siap Tampung Kritik dan Gagasan Anak Muda

Sutjidra-Supriatna Ajak Mahasiswa Ikut Bangun Buleleng. Siap Tampung Kritik dan Gagasan Anak Muda

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengajak mahasiswa aktif mengawal pembangunan daerah. Pemkab juga membuka ruang kritik dan kolaborasi generasi muda.

KPU Buleleng Edukasi Mahasiswa Institut Mpu Kuturan, Dorong Pemilih Pemula Melek Demokrasi

KPU Buleleng Edukasi Mahasiswa Institut Mpu Kuturan, Dorong Pemilih Pemula Melek Demokrasi

KPU Buleleng menggelar sosialisasi pendidikan pemilih pemula di Institut Mpu Kuturan untuk meningkatkan pemahaman demokrasi dan politik generasi muda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer