Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Truk ODOL Masih Bebas Melintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk

M
Penulis: Muhammad Basir❯
BERI TEGURAN: Petugas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik melakukan sosialisasi kepada pengemudi truk yang terindikasi kelebihan dimensi dan kelebihan muatan. (UPPKB Cekik)
BERI TEGURAN: Petugas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik melakukan sosialisasi kepada pengemudi truk yang terindikasi kelebihan dimensi dan kelebihan muatan. (UPPKB Cekik)

Advertisement

 

RadarBuleleng.id – Praktik pelanggaran muatan dan dimensi kendaraan angkutan barang alias Over Dimension Over Loading (ODOL) masih marak ditemukan di jalur logistik utama Denpasar-Gilimanuk. 

Kendati pengawasan rutin digelar di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, truk-truk bertonase raksasa masih leluasa melintas keluar-masuk Pulau Bali.

Advertisement

Pengawas Satuan Pelaksana (Wasatpel) UPPKB Cekik, I Made Ria Fran Dharma Yudha, membenarkan bahwa petugas di lapangan masih kerap menjaring armada truk yang terindikasi melanggar batas dimensi maupun muatan.

"Masih ada juga yang melanggar. Jika dari hasil pemeriksaan awal ada indikasi over dimensi, tim di lapangan langsung melakukan pengukuran fisik kendaraan," tegas Ria Fran Dharma Yudha, Minggu (6/9/2026).

Meski berpotensi membahayakan lalu lintas dan merusak fasilitas umum, penanganan terhadap truk ODOL di pintu masuk Bali tersebut sejauh ini belum menyentuh sanksi pidana maupun penindakan hukum tegas.

Advertisement

Ria menjelaskan bahwa otoritas perhubungan saat ini masih memberlakukan masa sosialisasi menuju target Zero ODOL. Alhasil, penindakan di lapangan baru sebatas pemberian teguran tertulis.

"Sementara ini masih dalam tahap sosialisasi Zero ODOL, sehingga output tindakan yang kami berikan baru berupa surat peringatan," terangnya.

Maraknya truk ODOL di jalur Denpasar-Gilimanuk bukan sekadar pelanggaran administrasi belaka. 

Beban armada yang melebihi kapasitas jalan nasional dapat mempercepat kerusakan konstruksi aspal, memicu jalan berlubang, hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Advertisement

Artikel Terkait

Mabuk dan Galau Cekcok dengan Istri, Pria di Denpasar Bali Nekat Aniaya Wanita Tak Dikenal

Mabuk dan Galau Cekcok dengan Istri, Pria di Denpasar Bali Nekat Aniaya Wanita Tak Dikenal

Polresta Denpasar tangkap Angga, pelaku penusukan wanita di Jalan Soka. Motif nekat karena mabuk dan galau cekcok dengan istri.

Nekat Satroni Kontrakan Mahasiswa, Polsek Singaraja Tangkap Pria Asal Sumba

Nekat Satroni Kontrakan Mahasiswa, Polsek Singaraja Tangkap Pria Asal Sumba

Pria asal Sumba dibekuk Polsek Singaraja usai 2 hari berturut-turut bobol kontrakan mahasiswa di Banyuasri. Pelaku kepergok berjongkok di kamar korban.

Masuk Bursa Pilgub Bali, Nyoman Suwirta Angkat Bicara Soal Peluang di 2029

Masuk Bursa Pilgub Bali, Nyoman Suwirta Angkat Bicara Soal Peluang di 2029

Eks Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta buka suara soal namanya yang masuk radar Cawagub di Pilgub Bali. Singgung komunikasi dengan Wayan Koster.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer