Nyoman Parta Minta Pertamina Buktikan Insiden Jangkar yang Picu Krisis BBM di Bali

RadarBuleleng.id - Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai berangsur normal setelah sebelumnya memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Namun, penyebab gangguan pasokan tersebut masih menjadi sorotan Anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta.
Politisi PDI Perjuangan itu mempertanyakan penjelasan Direktur Utama Pertamina yang menyebut gangguan distribusi BBM terjadi akibat jangkar kapal tanker tersangkut di karang selama sekitar 14 jam.
Parta menilai, penjelasan tersebut perlu disertai bukti dan kronologi yang jelas agar masyarakat mengetahui penyebab pasti terganggunya pasokan BBM di Bali.
Parta memastikan akan membawa persoalan tersebut ke DPR RI untuk dibahas bersama komisi terkait setelah masa reses berakhir.
”Jika nanti sudah selesai masa reses ini, saya akan sampaikan permasalahan ini ke pimpinan Komisi VI yang membidangi BUMN dan pimpinan Komisi XII yang membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Menurut Parta, Pertamina perlu menjelaskan secara terbuka peristiwa yang disebut menghambat distribusi BBM tersebut.
Dia menyoroti belum adanya dokumentasi visual yang diketahui publik, baik berupa foto maupun rekaman video, terkait insiden jangkar kapal tanker tersebut.



