Mimih! Oknum Ketua LPD Habiskan Uang Kas Belasan Miliar untuk Taruhan Daring

RadarBuleleng.id – Indikasi dugaan penyimpangan dana di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) kembali menghebohkan Bali.
Kali ini petaka menimpa LPD Desa Adat Buahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Oknum Ketua LPD Desa Adat Buahan berinisial IGMS secara terbuka mengakui perbuatannya telah menguras dan menggunakan dana kas lembaga hingga mencapai belasan miliar rupiah demi memenuhi hasrat bermain pertaruhan daring (online).
Pengakuan mengejutkan tersebut terkuak saat pengurus desa adat menggelar paruman adat khusus yang dihadiri krama (warga) dan prajuru desa pada Rabu (28/10/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan pada Kamis (29/10/2026), krisis keuangan di LPD Desa Adat Buahan sebenarnya mulai terendus sejak September 2025 lalu.
Kala itu, sejumlah nasabah mulai kesulitan menarik uang tabungan mereka, bahkan puncaknya terjadi saat menjelang hari raya keagamaan.
Keluhan warga yang terus menumpuk hingga tahun 2026 mendorong pengurus Desa Adat Buahan mengambil tindakan tegas dengan memeriksa rekam jejak keuangan lembaga.
Alhasil, terkuak fakta mencengangkan bahwa dana kas di bank telah terkuras habis oleh aksi penarikan bertahap yang dilakukan oknum IGMS.
Dalam paruman adat tersebut, oknum IGMS tak bisa memungkiri bukti rekening koran penarikan bank.



