Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sadis, Pria dari Buleleng Tewas Bersimbah Darah Dikeroyok dan Ditikam Belasan Orang Tak Dikenal

Andre Sulla • Rabu, 17 Januari 2024 | 01:57 WIB
Ilustrasi pengeroyokan disertai penikaman pemuda asal Buleleng di Badung, Bali.
Ilustrasi pengeroyokan disertai penikaman pemuda asal Buleleng di Badung, Bali.

radarbuleleng.id- Peristiwa berdarah kembali terjadi di Bali. Adhi Putra Krismawan, 23, warga asal Buleleng ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Raya Sempidi, Dalung, Badung, Selasa (16/1) sekitar pukul 00.30.

Lelaki asal Buleleng ini dikeroyok dan ditusuk diduga menggunakan benda tajam oleh komplotan pemuda berjumlah 12 orang yang diketahui menggunakan 7 unit sepeda motor.
Informasi yang dihimpun, motif dari peristiwa tersebut belum diketahui lantaran polisi masih melakukan penyelidikan. Namun kuat dugaan salah paham sehingga almarhum dikeroyok dan ditusuk.

"Kami masih selidiki, memeriksa keterangan warga sekitar dan CCTV, mencari tahu nopol 7 unit motor dan identitas 12 pria misterius itu," kata sumber polisi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Sudana membenarkan. Kuat dugaan, Adhi merupakan korban pengeroyokan dan penusukan.

"Anggota masih lakukan lidik," tegas Jubir Polres Badung Iptu I Ketut Sudana, Selasa (16/12).

Baca Juga: Empat Pelaku Pengeroyokan Ayah dan Anak Ditetapkan Tersangka tapi Tak Ditahan, Begini Penjelasan Polisi…

Dijelaskan, yang bersangkutan awalnya ditemukan warga setempat dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan, setengah sadar dan bersimbah darah akibat sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

Warga lalu melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Tim langsung dikerahkan untuk datangi lokasi kejadian.

Hasil olah TKP, ditemukan luka lecet pada lutut bagian kiri dan telinga kanan serta luka robek pada dada sebelah kanan korban. Setelah dicek nadinya tidak berdenyut lagi.

Pihak Kepolisian berkoordinasi dengan Ambulans PMI untuk di bawa ke RS. "Kuat dugaan korban meninggal di lokasi kejadian," bebernya.

Iptu Sudana mengatakan berdasarkan keterangan saksi bernama Saefullah, 38, melihat segerombolan anak muda melintas dengan kecepatan tinggi mengendarai sepeda motor di lokasi kejadian.

Dia memperkirakan ada sekitar 12 orang pria menggunakan tujuh unit sepeda motor melaju dari arah timur mengarah ke barat dan setelah di persimpangan traffic light Kwanji.

"Ya kata saksi, sebanyak tiga sepeda motor belok ke kiri dan empat lain lurus ke arah barat," ujar Kasi Humas mengutip keterangan Saefullah.

Saefullah juga sempat mendengar keributan di sebuah warung yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Walaupun demikian polisi belum belum bisa mengungkap identitas para pelaku, karena itu, terkait motif, belum bisa dipastikan. Jenazah kini telah dievakuasi ke RSUP Proef IGNG Ngoerah.

Pun dikatakan, lelaki asal Buleleng ini diduga meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian dada. Namun masih perlu dipastikan lagi dari hasil autopsi.

"Kami akan mengirimkan permohonan permintaan otopsi ke RS dan tentunya menunggu persetujuan pihak keluarga," tandasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#pengeroyokan #polres badung #penikaman #pria tewas ditikam