Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbas Banjir Bandang di Banjar, Ratusan Keluarga Kini Alami Krisis Air Bersih

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯

KRISIS AIR BERSIH: Warga di Desa Banjar Tegeha mengantre air bersih. Banjir bandang membuat pipa air bersih tersapu banjir, sehingga warga kesulitan air.
KRISIS AIR BERSIH: Warga di Desa Banjar Tegeha mengantre air bersih. Banjir bandang membuat pipa air bersih tersapu banjir, sehingga warga kesulitan air.


Advertisement

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Banjir bandang yang melanda wilayah Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memicu krisis air bersih bagi ratusan kepala keluarga. 

Kerusakan pipa saluran air bersih akibat derasnya arus sungai membuat pasokan air bersih ke sejumlah dusun di wilayah Desa Banjar Tegeha terhenti.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mencatat, sebanyak 951 kepala keluarga (KK) terdampak akibat rusaknya jaringan pipa air bersih tersebut. 

Advertisement

Kerusakan terjadi setelah curah hujan tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga menyeret pipa distribusi air.

Tiga dusun yang terdampak yakni Dusun Abian dengan 252 KK, Dusun Tengah sebanyak 274 KK, serta Dusun Tangep yang dihuni 425 KK. 

Sebagai langkah penanganan darurat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buleleng langsung menempatkan sejumlah tangki penampungan air di lokasi terdampak. Tangki yang dipasang terdiri dari dua unit profil tank berkapasitas 5.300 liter dan satu unit berkapasitas 3.300 liter.

Advertisement

Selain itu, tim juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga dengan total distribusi mencapai 20.000 liter.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan penyaluran air bersih akan terus dilakukan selama jaringan pipa belum dapat difungsikan kembali.

“Untuk sementara kita masih akan mendistribusikan air bersih di lokasi bencana, dan kemungkinan akan bertambah titik lokasi yang akan didistribusikan,” ujarnya.

BPBD juga terus melakukan pemantauan di lokasi bencana, sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat perbaikan jaringan pipa air bersih yang rusak akibat banjir bandang tersebut.

Sementara itu, warga di tiga dusun terdampak saat ini masih mengandalkan suplai air dari tangki yang disediakan BPBD untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, dan mandi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Seorang Pria di Bali Diduga Kerap Lecehkan Pengendara Perempuan. Polisi Ungkap Sudah 10 Kali Beraksi

Pria berinisial IWCA, 25, diamankan warga di Abiansemal setelah diduga melecehkan pengendara perempuan. Polisi mendalami pengakuannya yang disebut pernah beraksi 10 kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer