Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sopir Mengantuk, Truk Hantam Tugu Perbatasan Desa Temukus–Kaliasem

E
Penulis: Eka Prasetya❯
NGANTUK BIKIN CELAKA: Polisi mendatangi lokasi truk yang menabrak tapal batas antara Desa Temukus dan Desa Kaliasem.
NGANTUK BIKIN CELAKA: Polisi mendatangi lokasi truk yang menabrak tapal batas antara Desa Temukus dan Desa Kaliasem.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Singaraja–Seririt, tepatnya di perbatasan Desa Temukus dan Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.


Advertisement

Sebuah truk Hino DK 8514 BP milik PT Delta Pusaka Indah menabrak tugu tapal batas desa hingga mengalami kerusakan cukup parah. Truk tersebut dikemudikan Edi Rahim, 43, warga Desa Patas, Kecamatan Gerokgak.

Berdasarkan informasi di lapangan, kendaraan melaju dari arah Seririt menuju Kota Singaraja. 

Saat tiba di lokasi kejadian, sopir diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali. Truk sempat bergerak zig-zag sebelum akhirnya menghantam tugu perbatasan dan berhenti di lokasi.

Advertisement

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Edi Rahim dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka lecet pada bagian kaki. Kendaraan kemudian dievakuasi ke bengkel terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Banjar Kompol Made Mustiada membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa ini murni kecelakaan tunggal dengan kerugian material.

"Karena ini hanya kerugian materi, jadi kita fasilitasi mediasi antara sopir dan pemilik kendaraan dengan Kepala Desa Temukus untuk membahas perbaikan fasilitas umum yang rusak," ungkapnya.

Advertisement

Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang difasilitasi Unit Lantas Polsek Banjar.

Kompol Mustiada juga mengingatkan para pengendara, khususnya sopir kendaraan dengan tonase berat, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara.

"Selalu utamakan keselamatan diri maupun orang lain, terutama bagi pengemudi kendaraan besar guna menghindari kecelakaan yang membahayakan nyawa," tutupnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Sucikan Titik Nol Singaraja, Pemkab Buleleng Gelar Melaspas hingga Pedudusan Agung

Sucikan Titik Nol Singaraja, Pemkab Buleleng Gelar Melaspas hingga Pedudusan Agung

Kawasan Titik Nol Kota Singaraja diresmikan pada Rabu (29/7/2026). Sebelum dibuka untuk publik, digelar rangkaian upacara Melaspas, Ngenteg Linggih, hingga Pedudusan Agung dan kawasan disterilkan.

Titik Nol Singaraja Jadi Spot Nongkrong Baru, Ramai Diburu Pemburu Senja dan Konten Media Sosial

Titik Nol Singaraja Jadi Spot Nongkrong Baru, Ramai Diburu Pemburu Senja dan Konten Media Sosial

Kawasan Titik Nol Singaraja mulai ramai dikunjungi meski proyek belum rampung. Spot baru berburu senja dan konten media sosial ini digadang menjadi ikon heritage Kota Singaraja.

Tak Lagi Biasa, Titik Nol Singaraja Kini Dipenuhi Ukiran Khas Buleleng

Tak Lagi Biasa, Titik Nol Singaraja Kini Dipenuhi Ukiran Khas Buleleng

Penataan titik nol Singaraja tampil dengan ukiran khas Buleleng, memperkuat identitas lokal sekaligus melestarikan seni tradisional daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer