Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ASN Dituntut Lincah dan Kompetitif Hadapi Birokrasi Modern

F
Penulis: Francelino Junior❯
Ilustrasi ASN
Ilustrasi ASN

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng mematangkan penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) sebagai strategi meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN). 


Advertisement

Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjawab tantangan birokrasi modern yang semakin dinamis.

Pengembangan kompetensi ASN tidak lagi dipandang sekadar rutinitas administratif. Birokrasi dituntut bertransformasi menjadi organisasi yang lincah, adaptif, dan kompetitif. 

Karena itu, HCDP diposisikan sebagai instrumen strategis yang harus selaras dengan rencana strategis pemerintah daerah.

Advertisement

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, I Made Dwi Adnyana, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi.

“Visi besar peningkatan kualitas pelayanan publik di Buleleng, hanya dapat tercapai jika memiliki peta rencana yang jelas, dalam pengembangan kompetensi aparatur,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, dokumen HCDP bukan sekadar formalitas. Dokumen tersebut akan menjadi panduan agar investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi.

Advertisement

Ia menekankan, pengelola dan perencana SDM di tiap perangkat daerah kini dituntut lebih progresif. 

Tidak hanya mengelola data kepegawaian, tetapi juga mampu menganalisis kesenjangan kompetensi, memetakan kondisi kompetensi saat ini, serta merumuskan kebutuhan di masa depan.

Transformasi birokrasi, lanjut Dwi Adnyana, tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Kunci utamanya tetap pada kualitas sumber daya manusia.

“Konsep link and match harus benar-benar diterapkan. Pengembangan kompetensi melalui diklat, workshop, coaching, mentoring, dan metode lainnya harus berdampak langsung pada kinerja organisasi, bukan sekadar memenuhi jam pelajaran,” tegasnya.

Dengan penyusunan HCDP yang terintegrasi, Pemkab Buleleng berharap mampu melahirkan ASN profesional dan responsif, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Bawaslu Bali Siapkan Pengawasan Pemilu 2029. SDM Pengawas Digenjot Hadapi Potensi Pelanggaran

Bawaslu Bali Siapkan Pengawasan Pemilu 2029. SDM Pengawas Digenjot Hadapi Potensi Pelanggaran

Bawaslu Bali mulai memperkuat kapasitas pengawas pemilu menghadapi Pemilu 2029. Pengawasan pelanggaran, netralitas aparat, hingga ruang digital menjadi perhatian utama.

Cetak Pengusaha Sejak Muda, Pemkab Buleleng dan HIPMI Rangkul IAHN Mpu Kuturan serta Smanbara

Cetak Pengusaha Sejak Muda, Pemkab Buleleng dan HIPMI Rangkul IAHN Mpu Kuturan serta Smanbara

Pemkab Buleleng dan HIPMI dorong pencetakan pengusaha muda sejak sekolah lewat kolaborasi dengan IAHN Mpu Kuturan dan SMAN Bali Mandara.

Kisah Haru Made Sudiarmi, Pemulung Lansia di Buleleng Dapat Sambungan Listrik Gratis

Kisah Haru Made Sudiarmi, Pemulung Lansia di Buleleng Dapat Sambungan Listrik Gratis

Kisah haru Made Sudiarmi, pemulung lansia di Bungkulan Buleleng yang mendapat bantuan listrik gratis dari program Light Up The Dream PLN UP3 Bali Utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer