SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu (22/3/2026), memicu terjadinya tanah longsor.
Akibatnya, dua bangunan milik warga di Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, mengalami kerusakan.
Peristiwa longsor terjadi setelah hujan mengguyur wilayah tersebut cukup lama. Sekitar pukul 14.30 WITA, saat intensitas hujan mulai menurun, material tanah tiba-tiba meluncur dan menghantam bangunan milik Wayan Sudiana dan Nyoman Karton.
Dapur milik Sudiana berukuran sekitar 2x3 meter menjadi salah satu yang terdampak parah. Bangunan tersebut jebol akibat terjangan longsor dari senderan di bagian atas.
Tembok dapur nyaris roboh, sementara kanopi di area tersebut ikut ambruk tertimbun material tanah. Kerugian ditaksir mencapai Rp 13 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengungkapkan potensi longsor susulan masih mengancam bangunan di sekitar lokasi.
”Jika kembali terjadi longsor, dikhawatirkan akan menimpa dapur, kamar mandi, serta rumah yang hanya berjarak 1,5 meter dari titik longsor,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Kerusakan juga dialami Nyoman Karton. Senderan batu kali di halaman rumahnya sepanjang 10 meter dengan tinggi sekitar 2 meter dilaporkan jebol.
Selain itu, rabat beton halaman dengan lebar 1 meter, panjang 10 meter, dan ketebalan 5 centimeter ikut rusak.
Diduga, senderan tersebut tidak cukup kuat menahan tekanan tanah serta aliran air hujan.
Kondisi saluran air yang tersumbat turut memperparah situasi hingga menyebabkan struktur penahan tanah ambrol. Dampaknya, pondasi sanggah di halaman rumah Karton juga terancam.
”Senderan jebol karena tanah di bawahnya tergerus air hujan. Kerugian yang dialami Nyoman Karton mencapai Rp 15 juta,” imbuh Suyasa.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Buleleng telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I untuk melakukan asesmen di lokasi sekaligus menyalurkan bantuan logistik sebagai penanganan darurat. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya