Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gaji Tinggi Jadi Daya Tarik, Minat Warga Bali Jadi Pekerja Migran Terus Meningkat

Juliadi Radar Bali • Minggu, 15 Februari 2026 | 13:33 WIB

 

URUS DOKUMEN: Calon pekerja migran mengurus dokumen di Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan. Minat warga bekerja ke luar negeri tinggi.
URUS DOKUMEN: Calon pekerja migran mengurus dokumen di Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Tabanan. Minat warga bekerja ke luar negeri tinggi.

RadarBuleleng.id - Minat warga Bali, khususnya Kabupaten Tabanan, untuk bekerja ke luar negeri terus menunjukkan tren peningkatan. 

Bekerja sebagai pekerja migran dinilai menawarkan penghasilan yang lebih layak, sebanding dengan beban kerja, serta jaminan perlindungan yang lebih jelas dari perusahaan penempatan di luar negeri.

Pantauan di Kantor Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, sejumlah warga tampak mengurus kelengkapan dokumen sebagai calon pekerja migran Indonesia (CPMI). 

Mereka menjalani proses verifikasi berkas guna memperoleh rekomendasi surat pencari kerja serta surat pengantar pengurusan paspor.

Berdasarkan data Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.318 warga Tabanan mendaftar untuk bekerja ke luar negeri. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 985 orang berhasil mendapatkan penempatan kerja, terdiri dari 632 laki-laki dan 353 perempuan.

Tren positif itu berlanjut pada awal tahun 2026. Sepanjang Januari 2026, tercatat sudah ada 75 calon pekerja migran asal Tabanan yang mendaftar, dengan 71 orang di antaranya telah mendapatkan penempatan kerja di luar negeri.

Pegawai Fungsional Pengantar Kerja Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, I Gede Ekananda Hartika, menyebut Kabupaten Tabanan masuk dalam dua hingga tiga besar daerah di Bali dengan jumlah warganya yang bekerja sebagai pekerja migran.

Menurutnya, faktor utama yang mendorong tingginya minat warga Tabanan bekerja ke luar negeri adalah perbedaan penghasilan yang signifikan dibandingkan bekerja di dalam negeri. 

Selain itu, jaminan keamanan dan standar kehidupan dari perusahaan penempatan juga menjadi pertimbangan penting.

Perusahaan penempatan yang dimaksud merupakan perusahaan berbadan hukum, memiliki standar kerja jelas, serta terdaftar dan diakui oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

"Jadi kenapa tinggi pencari kerja keluar negeri. Ya gaji atau upah yang diterima lebih banyak dan berstandar," ungkap Ekananda.

Ia menjelaskan, mayoritas calon pekerja migran asal Tabanan memilih bekerja di sektor kapal pesiar. Sementara sebagian lainnya terserap di sektor hospitality, seperti spa dan industri pariwisata. 

Untuk penempatan kerja, negara tujuan meliputi Turki, sejumlah negara Eropa, hingga kawasan Asia dan Timur Tengah, termasuk negara-negara Jazirah Arab.

Terkait persyaratan administrasi, calon pekerja migran wajib melengkapi surat keterangan sehat, dokumen kependudukan, kepesertaan BPJS, izin keluarga, serta persyaratan pendidikan dan administrasi lainnya.

"Kami di Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja sebatas melakukan verifikasi data pencaker (pencari kerja) CPMI agar dapat dibantu oleh agennya untuk menginput data di sistem online SiskoP2MI," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, Ni Putu Ayu Lily Ambariasih mengingatkan agar masyarakat agar mengikuti prosedur resmi sesuai regulasi Kementerian P2MI.

"Ini keselamatan agar tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari. Boleh langsung datang ke kantor Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, untuk memastikan berangkat melalui agen yang legal dan terpercaya," pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #luar negeri #pariwisata #spa #pekerja migran #pekerja migran indonesia #perlindungan #tenaga kerja #kapal pesiar