Ditinggal Ngalap Anggur, Rumah Warga Desa Patas Gerokgak Disapu Puting Beliung

GEROKGAK, RadarBuleleng.id – Musibah bencana alam menimpa rumah tinggal milik Wayan Reni, 55, warga Banjar Dinas Merta Sari, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.
Atap rumah lansia tersebut terbang melayang usai dihantam angin puting beliung pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Saat peristiwa naas itu terjadi, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat karena tengah bekerja memetik (ngalap) anggur di kebun.
Peristiwa musibah tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Wayan Sedana, 62.
Saksi yang melihat atap rumah korban beterbangan dihantam angin kencang hingga temboknya ambrol, langsung mengabarkan kejadian tersebut kepada keponakan korban untuk memanggil Reni dari tempat kerjanya.
”Saat kejadian, korban sedang bekerja memetik anggur di wilayah Pahlengkong, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak. Begitu mendapat kabar, korban langsung dijemput keponakannya untuk pulang mengecek kondisi rumah,” ujar Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, Minggu (1/11/2026).
Dampak amukan angin puting beliung tersebut membuat seluruh struktur atap spandek berukuran 7,5 x 5 meter milik Reni terlepas dan diterbangkan angin hingga menyisakan badan bangunan yang runtuh di beberapa bagian tembok.
Akibat kerusakan parah pada bagian atap dan dinding rumah tersebut, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Secara terpisah, Camat Gerokgak, I Gede Arya Rimbawa Giri, menyatakan bahwa pihaknya sudah menerjunkan tim untuk mencatat kerusakan di lokasi kejadian dan meneruskan laporan kebencanaan tersebut ke tingkat kabupaten.



