RadarBuleleng.id - Seorang buruh proyek tewas setelah terlibat perkelahian dengan rekan kerjanya di bedeng proyek milik PT Aditya Karya Mandiri (AKM), Banjar Dinas Bale Agung, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam, 16 November 2025, setelah para buruh menggelar pesta minuman beralkohol (mikol) jenis arak.
Korban diketahui bernama Giarto asal Lumajang. Korban tewas setelah dianiaya dua rekannya yang juga buruh proyek.
Kasus ini bermula ketika empat pekerja proyek, yakni Moh. Nasihul Amin, Ifan, Budi Santoso, dan korban Giarto membeli sembako dan dua botol arak Bali di sebuah warung sekitar pukul 19.00 WITA.
Mereka kemudian kembali ke bedeng proyek dan minum bersama, sementara Ifan hanya menemani tanpa ikut minum.
Setelah dua botol arak habis, korban mengajak Nasihul membeli tambahan satu botol lagi.
Saat kondisi mulai tidak terkendali akibat alkohol, terjadi percekcokan antara korban dan Nasihul.
Situasi memanas ketika korban diduga mengambil sebilah sabit dari dalam tasnya.
“Antara buruh proyek saling tersinggung dan emosi, yang puncaknya terjadi penganiayaan dengan senjata tajam,” jelas Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Dewa Made Pramantara.
Dalam upaya melerai, perkelahian justru berubah menjadi aksi saling menyerang. Korban mengalami luka serius akibat penganiayaan dan meninggal di lokasi kejadian.
Sementara dua terduga pelaku, Nasihul dan Budi, sempat melarikan diri namun berhasil tertangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.
Polisi memastikan bahwa peristiwa tersebut murni dipicu konsumsi minuman beralkohol yang menyebabkan kehilangan kontrol emosi.
“Penganiayaan terjadi akibat pesta minuman beralkohol para buruh proyek,” tegas Kapolsek.
Saat ini kedua pelaku telah ditahan di Polsek Selemadeg Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya