Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kasus Pengeroyokan Saat Pengerupukan di Temukus Berakhir Damai, Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Francelino Junior • Kamis, 26 Maret 2026 | 16:13 WIB

 

SEPAKAT DAMAI: Proses restorative justice terkait aksi pengeroyokan di Desa Temukus.
SEPAKAT DAMAI: Proses restorative justice terkait aksi pengeroyokan di Desa Temukus.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kasus pengeroyokan yang terjadi saat malam pengerupukan di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, akhirnya diselesaikan secara damai. 

Perselisihan tersebut dituntaskan melalui mekanisme restorative justice demi menjaga keharmonisan masyarakat adat.

Proses mediasi digelar di Kantor Desa Adat Temukus, Rabu (25/3/2026) siang, dengan melibatkan Forum Sipandu Beradat. 

Sejumlah pihak hadir dalam pertemuan tersebut, mulai dari perbekel, kelian adat, aparat kepolisian, TNI, hingga tokoh masyarakat setempat. 

Korban diketahui bernama Putu Pasek Budiasa, 36, warga Banjar Dinas Labuhan Aji, Desa Temukus.

Kapolsek Banjar, Kompol Made Mustiada, menegaskan bahwa penyelesaian secara damai ini diharapkan mampu memulihkan hubungan kedua belah pihak.

“Setelah mediasi ini, ke depan mereka dapat kembali membina hubungan yang rukun dan bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Desa Temukus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah restorative justice dipilih sebagai upaya penyelesaian di luar jalur hukum formal, sekaligus menjaga stabilitas sosial di masyarakat. Terlebih, peristiwa tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Mediasi yang berlangsung hingga sore hari itu berjalan tertib dan kondusif. Kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri permasalahan tanpa melanjutkan ke proses hukum.

“Kedua belah pihak saling memaafkan dan berkomitmen untuk tidak memperpanjang permasalahan,” tambahnya.

Insiden tersebut bermula saat iring-iringan ogoh-ogoh dari Banjar Dinas Bingin Banjah menuju lokasi pembakaran di Pantai Labuhan Aji. 

Saat itu, korban memberikan arahan kepada rombongan yang tengah melakukan atraksi agar segera bergerak menuju lokasi akhir.

Namun diduga terjadi kesalahpahaman. Saat perjalanan pulang, korban justru menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok massa. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka ringan dan sempat melapor ke Polsek Banjar pada Senin (23/3/2026). (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#ogoh-ogoh #bali #viral #Temukus #damai #Pengerupukan #Banjar #pengeroyokan #Desa adat #restorative justice #mediasi #perbekel #buleleng #Adat #kelian adat #media sosial