Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amor ing Acintya. Balita 4 Tahun di Buleleng Meninggal Diduga Akibat DBD

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
AKIBAT DEMAM BERDARAH: Jenazah Kadek Giara Dwitya Pradyanti, balita asal Kelurahan Banyuning, dibawa ke Setra Banyuning Timur. Balita itu diduga meninggal akibat demam berdarah. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)
AKIBAT DEMAM BERDARAH: Jenazah Kadek Giara Dwitya Pradyanti, balita asal Kelurahan Banyuning, dibawa ke Setra Banyuning Timur. Balita itu diduga meninggal akibat demam berdarah. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) merenggut korban jiwa di Kabupaten Buleleng, Bali. 

Kali ini seorang balita perempuan, Kadek Giara Dwitya Pradyanti, 4, warga Lingkungan Banyuning Timur, Kelurahan Banyuning, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Advertisement

Korban menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.00 WITA, setelah kondisinya terus menurun akibat dugaan infeksi DBD.

Ayah korban, Gede Andy Pradnyana, 31, menuturkan, gejala awal dialami anaknya sejak Kamis (2/4/2026) berupa demam. Namun saat itu belum diberikan obat karena baru berlangsung sehari.

Keesokan harinya, Jumat (3/4/2026), korban masih mengalami demam sehingga langsung dibawa ke RSU Puri Bunda. 

Advertisement

”Disana keluhan mual, muntah, dan demam. Di rumah sakit juga diberikan obat mual muntah demam, cuma tidak opname. Rawat jalan,” ungkapnya.

Meski sempat menjalani pemeriksaan, hasil awal belum menunjukkan tanda berbahaya. 

Saat Hari Raya Saraswati, korban bahkan masih sempat beraktivitas dan melakukan persembahyangan di pura. Pihak keluarga juga melakukan tes laboratorium di Prodia.

”Sempat cek darah juga ke Prodia, karena masih demam. Tapi hasil lab semua dalam batas normal, demamnya juga sudah mulai reda,” jelas Andy.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Amor ing Acintya. Bayi 13 Bulan Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Terminal Penarukan

Amor ing Acintya. Bayi 13 Bulan Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Terminal Penarukan

Balita 13 bulan asal Desa Bengkala ditemukan lemas di saluran irigasi kawasan Terminal Penarukan, Buleleng. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Perkuat Upaya Cegah Stunting, GOW Buleleng Salurkan Bantuan Gizi untuk Ibu Hamil dan Balita

Perkuat Upaya Cegah Stunting, GOW Buleleng Salurkan Bantuan Gizi untuk Ibu Hamil dan Balita

GOW Buleleng menyalurkan bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita di Desa Sambirenteng guna mendukung pencegahan stunting.

Mobil Taft Hilang Kendali di Jalan Gempol Banyuning. Seruduk Empat Motor hingga Hantam Pagar Rumah

Mobil Taft Hilang Kendali di Jalan Gempol Banyuning. Seruduk Empat Motor hingga Hantam Pagar Rumah

Mobil Daihatsu Taft tabrak empat motor dan pagar rumah di Jalan Gempol, Banyuning, Buleleng. Tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan Rp10 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer