Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Kasus Belum Reda, Dua Anjing Rabies di Bali Gigit Warga

M
Penulis: Muhammad Basir❯
ilustrasi rabies
ilustrasi rabies

Advertisement

 

RadarBuleleng.id – Ancaman wabah rabies di Provinsi Bali masih menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 

Sebanyak dua sampel anjing yang dilaporkan menyerang warga di Dusun Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, resmi dinyatakan positif terjangkit virus rabies hasil uji laboratorium.

Advertisement

Dengan tambahan kasus terbaru ini, total kumulatif kasus positif Gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Jembrana melonjak dari 81 kasus kini menjadi 83 kasus terhitung sejak Januari hingga Oktober 2026.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, membenarkan hasil uji laboratorium yang memastikan adanya penularan virus mematikan tersebut pada dua sampel anjing di Desa Melaya.

”Dua warga yang menjadi korban gigitan telah mendapatkan penanganan medis darurat berupa pemberian Vaksin Anti-Rabies (VAR). Langkah vaksinasi emergensi juga langsung kami lakukan terhadap populasi anjing di sekitar lokasi kejadian untuk membentengi penyebaran virus,” ujar Sugiarta, Jumat (30/10/2026).

Advertisement

Kendati demikian, persoalan baru kini mendesak untuk segera diselesaikan. Berdasarkan laporan pemerintah desa setempat, terdeteksi ada sekitar 24 ekor anjing liar yang berkeliaran bebas di kawasan tersebut. 

Anjing yang menyerang kedua warga itu pun kuat dugaan berasal dari kelompok anjing liar tersebut.

Pemerintah Desa Melaya sebelumnya sempat meminta instansi terkait untuk melakukan eliminasi menyeluruh terhadap anjing-anjing liar di sekitar lokasi. 

Namun, Dinas Pertanian menegaskan bahwa tindakan eliminasi tidak bisa serta-merta dilakukan secara membabi buta.

Advertisement

Artikel Terkait

Tiga Meninggal Dunia Akibat Rabies, Dinkes Buleleng Genjot Pencegahan Lewat PHBS

Tiga Meninggal Dunia Akibat Rabies, Dinkes Buleleng Genjot Pencegahan Lewat PHBS

Dinkes Buleleng catat 6.530 kasus gigitan HPR dan 3 orang meninggal dunia akibat rabies. Kadis Kesehatan minta warga segera cari pertolongan medis.

Anjing Diduga Rabies Ngamuk di Sudaji Buleleng: 5 Warga Digigit Termasuk Lansia dan Siswa SMP

Anjing Diduga Rabies Ngamuk di Sudaji Buleleng: 5 Warga Digigit Termasuk Lansia dan Siswa SMP

Anjing ngamuk di Desa Sudaji Buleleng gigit 5 warga termasuk lansia dan siswa SMP. Pemilik ketakutan, sampel otak diuji lab Dinas Pertanian.

Cegah Bahaya Rabies, 147 Anjing dan Kucing di Desa Gobleg Buleleng Disuntik Vaksin Rabies

Cegah Bahaya Rabies, 147 Anjing dan Kucing di Desa Gobleg Buleleng Disuntik Vaksin Rabies

Pemdes Gobleg Buleleng vaksinasi 147 HPR (anjing dan kucing) di 4 banjar dinas untuk memutus rantai penularan dan cegah wabah rabies.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer