Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSMS vs PSPS Imbang, Kompak Mendekati Dasar Klasemen

M
Pemain PSMS dan PSPS berduel saat laga di Stadion Utama Sumatera Utara, Rabu (19/11/2025) malam.
Pemain PSMS dan PSPS berduel saat laga di Stadion Utama Sumatera Utara, Rabu (19/11/2025) malam.

RadarBuleleng.id - PSMS Medan tidak juga berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru dalam Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025-2026.


Advertisement

Saat bermain di Pekanbaru laga berujung 3-3, sedangkan saat main di Stadion Utama Sumatera Utara, Rabu (19/11/2025) malam, PSMS hanya mampu imbang dengan skor 1-1.

Hasil ini tentu saja merugikan kedua tim yang ingin bersaing di papan atas klasemen sementara Grup 1.

PSMS dan PSPS sama-sama mengemas 14 poin, selisih 3 poin dari Persekat Tegal di posisi 9 alias kedua terbawah.

Advertisement

"Mendapatkan poin satu ini tetap kami syukuri meskipun seharusnya kita bisa mendapatkan poin tiga," kata Pelatih PSPS, Aji Santoso, usai laga.

Pada pertandingan itu, PSPS unggul terlebih dahulu melalui Reyhan Firdaus di menit ke-54.

Ayam Kinantan, julukan PSMS, kemudian membalas melalui Vitor Barata pada menit ke-61.

Advertisement

Sayangnya, PSMS tidak mampu mencetak gol kemenangan padahal PSPS sempat bermain dengan 10 orang pemain mulai menit ke-86.

Ini merupakan keempat kalinya Kas Hartadi, selaku pelatih, gagal membawa PSMS meraih kemenangan di kandang sendiri.

"Saya juga mohon maaf pada suporter dan warga Medan belum bisa berikan terbaik," tutur Kas Hartadi usai laga.

Sebelumnya PSMS kalah di kandang dari Persekat Tegal dan Garudayaksa FC, serta bermain imbang dengan Persikad Depok.

Pelatih kelahiran Solo ini kembali berasalan bahwa anak asuhannya bermain kurang tenang, karena banyak peluang gagal menjadi gol.

"Anak-anak tampil kurang tenang apalagi banyak peluang mencetak gol. Namun begitu kita berusaha untuk samakan skor," klaim Kas Hartadi.

Kas Hartadi juga mengungkapkan banyaknya pemain absen karena cedera, karena kena regulasi dan akumulasi kartu menjadi salah satu penyebab anak asuhnya tampil kurang maksimal. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer