Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bali United Gagal Maksimalkan Laga Kandang, Ditahan Imbang Persita

I Wayan Widyantara • Minggu, 26 Oktober 2025 | 21:19 WIB
Pemain Bali United, Thijman Goppel (kiri) beradu dengan pemain Persita Tangerang, Javlon Guysenov (kanan) di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Pemain Bali United, Thijman Goppel (kiri) beradu dengan pemain Persita Tangerang, Javlon Guysenov (kanan) di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

RadarBuleleng.id - Bali United FC kembali gagal meraih kemenangan di kandang sendiri setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persita Tangerang pada lanjutan pekan ke-10 BRI Super League musim 2025/2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (25/10/2025) malam.

Di hadapan ribuan Semeton Dewata, tim berjuluk Serdadu Tridatu tampil dominan dalam penguasaan bola. 

Namun, ketatnya pertahanan Persita membuat pasukan coach Johnny Jansen harus puas berbagi poin.

Sejak peluit awal, Bali United mencoba mengendalikan permainan. Peluang pertama datang dari Boris Kopitovic di menit ke-25, tapi sepakan kerasnya masih bisa ditepis kiper Persita, Igor Carreira Rodrigues, yang tampil cemerlang sepanjang laga.

Tim tamu langsung membalas lewat Rayco Rodriguez empat menit berselang, namun tembakannya juga mampu digagalkan Mike Hauptmeijer.

Peluang emas kembali hadir di menit ke-31 saat Jordy Bruijn melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti, tapi Igor kembali tampil heroik di bawah mistar. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0 tak berubah.

Memasuki babak kedua, Persita justru tampil lebih berani. Andrejic Aleksa dan Pablo Ganet sempat mengancam gawang Bali United, memaksa Hauptmeijer melakukan dua penyelamatan gemilang di menit ke-45 dan ke-52.

Bali United kemudian berusaha membalas melalui Ricky Fajrin di menit ke-58, namun lagi-lagi gagal menembus rapatnya barisan pertahanan Persita.

Secara statistik, Serdadu Tridatu mencatat 55 persen penguasaan bola dengan 13 tembakan dan 6 on target, tapi tak satupun berbuah gol.

Pola serangan Bali United dinilai terlalu berhati-hati. Bola kerap diputar di area belakang antara Hauptmeijer dan barisan bek, alih-alih diarahkan langsung ke lini depan. 

Beberapa kali, keputusan memainkan bola ke belakang memancing sorakan dari suporter yang berharap tim tampil lebih agresif.

Pelatih kepala Johnny Jansen mengakui bahwa anak asuhnya tampil dominan, namun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.

“Kami di babak pertama menguasai pertandingan dan menciptakan beberapa peluang, hanya saja belum berbuah gol. Di 15 menit awal babak kedua, lawan sempat menguasai permainan sebelum akhirnya kami kembali bisa menekan,” ujar Jansen seusai laga.

“Saya tetap bangga dengan tim ini. Perkembangannya semakin baik dari hari ke hari,” imbuhnya.

Tambahan satu poin membuat Bali United kini mengoleksi 13 poin dari sepuluh laga, menempati posisi ketujuh klasemen sementara.

Sementara Persita Tangerang mempertahankan catatan tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir, dan kini duduk di peringkat ketiga dengan 17 poin.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang tren negatif Bali United di kandang sendiri, di mana mereka belum mampu menang dalam tiga laga terakhir di kandang sendiri. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#serdadu tridatu #dipta #semeton dewata #penalti #stadion #bola #Super League #persita tangerang #persita #kemenangan #Johnny Jansen #bali united #bri