Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Nataru, Kunjungan Wisata ke Desa Penglipuran Turun Tipis

M
Penulis: Marsellus Pampur❯
RAMAI PENGUNJUNG: Suasana di Desa Wisata Penglipuran, Bali. Kunjungan wisatawan disebut turun tipis. Terpengaruh faktor cuaca.
RAMAI PENGUNJUNG: Suasana di Desa Wisata Penglipuran, Bali. Kunjungan wisatawan disebut turun tipis. Terpengaruh faktor cuaca.

RadarBuleleng.id – Kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, tercatat mengalami penurunan tipis selama libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 


Advertisement

Penurunan tersebut disampaikan langsung Kepala Pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran, I Wayan Sumiarsa.

Berdasarkan data pengelola, jumlah kunjungan harian pada Minggu (28/12/2025) mencapai 5.403 wisatawan. Angka tersebut terdiri atas 407 wisatawan mancanegara dan 4.996 wisatawan domestik. 

Sehari berselang, Senin (29/12/2025), jumlah kunjungan tercatat 4.979 wisatawan, dengan rincian 339 wisatawan mancanegara dan 4.640 wisatawan domestik.

Advertisement

Sumiarsa menyebut, secara keseluruhan penurunan kunjungan selama periode libur Natal dan Tahun Baru diperkirakan hanya sekitar lima persen. Menurutnya, angka tersebut masih tergolong tidak signifikan.

“Penurunannya hanya sekitar lima persen. Menurut kami, ini tidak terlalu signifikan,” ujar Sumiarsa, Jumat (2/1/2025).

Ia menduga, penurunan jumlah kunjungan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, dengan kondisi cuaca menjadi penyebab utama. 

Advertisement

Curah hujan yang cukup tinggi di berbagai wilayah Indonesia membuat sebagian wisatawan memilih menunda perjalanan wisata.

“Kami melihat faktor cuaca cukup berpengaruh. Banyak orang akhirnya memutuskan tidak bepergian,” jelasnya.

Meski jumlah kunjungan sedikit menurun, pengelola Desa Wisata Penglipuran memastikan pelayanan kepada wisatawan tetap maksimal. 

Berbagai program dan atraksi tetap disiapkan untuk memberikan pengalaman berwisata yang berkesan.

Selain menikmati suasana desa yang asri dan sejuk, wisatawan juga ditawarkan pengalaman menyusuri kawasan hutan bambu yang menjadi salah satu daya tarik utama Penglipuran. 

Tak hanya itu, pengelola juga menyuguhkan atraksi budaya yang digelar setiap hari selama masa libur panjang.

“Kami menawarkan hutan bambu sebagai atraksi tambahan, serta pertunjukan budaya yang rutin kami sajikan kepada wisatawan,” tambah Sumiarsa.

Untuk meningkatkan kualitas kunjungan, pengelola juga menerapkan sistem paket wisata yang diharapkan mampu memberi pengalaman lebih menyeluruh bagi para pengunjung Desa Wisata Penglipuran. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Pantai Giri Emas Disiapkan Jadi Destinasi Snorkeling, Pemdes Bidik Investor Lokal

Pantai Giri Emas Disiapkan Jadi Destinasi Snorkeling, Pemdes Bidik Investor Lokal

Pemdes Giri Emas menyiapkan Pantai Giri Emas di Buleleng sebagai destinasi snorkeling. Potensi terumbu karang dan biota laut akan dikembangkan dengan menggandeng investor lokal serta dukungan Pemkab Buleleng.

Ratusan Pemancing Berkompetisi Buleleng. Bupati Sutjidra Jadikan Fishing Tournament Agenda Tahunan Promosi Wisata Bahari

Ratusan Pemancing Berkompetisi Buleleng. Bupati Sutjidra Jadikan Fishing Tournament Agenda Tahunan Promosi Wisata Bahari

Sebanyak 300 pemancing dari Bali hingga Jawa meramaikan Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026. Ajang ini dipastikan menjadi agenda tahunan untuk mempromosikan wisata bahari Buleleng.

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer