Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Reuni Perak Alumni SMA N 4 Singaraja, Dari Temu Kangen Menuju Gerakan Sosial

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯

 

REUNI: Suasana reuni alumni SMAN 4 Singaraja angkatan tahun 2000.
REUNI: Suasana reuni alumni SMAN 4 Singaraja angkatan tahun 2000.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Suasana nostalgia mewarnai reuni alumni SMAN 4 Singaraja (Foursma) angkatan 2000 bertajuk The Silver Chapter yang digelar kemarin (14/12/2025). 


Advertisement

Kegiatan ini menjadi ajang temu kangen yang mempertemukan kembali para alumni dengan guru-guru di jenjang SMA.

Ketua Panitia Reuni sekaligus Ketua Alumni SMA Negeri 4 Singaraja, Ketut Suwarmawan mengatakan, reuni merupakan momentum untuk mempererat kembali ikatan persahabatan yang telah terjalin sejak masa sekolah.

“Reuni ini bukan sekadar temu kangen, tetapi ruang untuk menghidupkan kembali kenangan, persahabatan, dan nilai-nilai kebersamaan. Kami berharap SMA Negeri 4 Singaraja terus berkembang serta melahirkan generasi yang berprestasi dan berkarakter,” ujar Ketut Suwarmawan.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru yang telah berjasa mendidik dan membimbing para alumni hingga meraih kesuksesan di berbagai bidang. 

Reuni ini, kata dia, sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan ungkapan rasa terima kasih alumni kepada para pendidik.

Advertisement

“Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh guru SMA Negeri 4 Singaraja. Tanpa dedikasi dan ketulusan Bapak dan Ibu guru, kami tidak akan menjadi seperti sekarang. Kegiatan ini kami persembahkan sebagai wujud cinta dan penghargaan kepada para guru,” imbuhnya.

Ketut Suwarmawan juga mengungkapkan, alumni angkatan 2000 berkomitmen untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat, sebagai bentuk kontribusi nyata alumni kepada lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Singaraja, Putu Gede Wartawan, yang juga pernah mengajar angkatan 2000, mengaku bangga melihat capaian para mantan siswanya. 

Ia menilai keberhasilan alumni menjadi bukti bahwa pendidikan dan nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah mampu menjadi bekal penting dalam kehidupan.

“Saya mengucapkan selamat kepada alumni angkatan 2000. Melihat kalian semua sudah sukses di berbagai bidang tentu menjadi kebanggaan bagi kami para guru. Artinya, ilmu yang kami berikan bisa mengantarkan kalian menjadi pribadi yang berhasil,” ujarnya.

Rasa bangga dan haru juga disampaikan oleh perwakilan guru, salah satunya I Made Landep. 

Ia mengungkapkan kebahagiaannya melihat para murid yang dahulu dididik kini tumbuh menjadi sosok-sosok sukses.

“Seperti yang sering saya sampaikan, roda kehidupan terus berputar. Dulu kalian adalah murid, sekarang sudah menjadi orang-orang sukses. Saya sangat bersyukur atas pencapaian kalian semua,” tuturnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Buleleng Jadi Percontohan Program Pangan Berbasis Sekolah, Dorong Generasi Muda Kenal Pertanian

Buleleng Jadi Percontohan Program Pangan Berbasis Sekolah, Dorong Generasi Muda Kenal Pertanian

Buleleng memperkuat ketahanan pangan melalui program pangan berbasis sekolah bersama YSPN dan Kemendagri. Tiga sekolah mendapat penghargaan sebagai pelopor edukasi pertanian.

82 Sekolah di Buleleng Kekurangan Murid, Pemkab Siapkan Evaluasi hingga Opsi Regrouping

82 Sekolah di Buleleng Kekurangan Murid, Pemkab Siapkan Evaluasi hingga Opsi Regrouping

Sebanyak 82 sekolah di Buleleng kekurangan murid pada tahun ajaran 2026/2027. Pemkab menyiapkan evaluasi hingga opsi regrouping jika kondisi tersebut terus terjadi selama tiga hingga empat tahun.

MPLS Ramah Berakhir, Sekolah Lab Undiksha Siapkan Generasi Berkarakter

MPLS Ramah Berakhir, Sekolah Lab Undiksha Siapkan Generasi Berkarakter

MPLS Ramah Sekolah Lab Undiksha resmi ditutup. Sebanyak 339 murid baru kini memulai proses belajar setelah mengikuti pengenalan lingkungan sekolah yang ditutup dengan prosesi pelepasan name tag dan penampilan bakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer