Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Perang Melawan Bullying, Buleleng Benahi Prosedur Penanganan Laporan

F
Penulis: Francelino Junior❯
LAWAN BULLYING: Sosialisasi penerapan aplikasi Sistem Informasi Anti Perundungan (SIAP). Aplikasi itu akan diterapkan di sekolah-sekolah di Buleleng guna mencegah bullying. (Pemkab Buleleng)
LAWAN BULLYING: Sosialisasi penerapan aplikasi Sistem Informasi Anti Perundungan (SIAP). Aplikasi itu akan diterapkan di sekolah-sekolah di Buleleng guna mencegah bullying. (Pemkab Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas perundungan terus diperkuat di Kabupaten Buleleng. 

Pemerintah kini mulai mensosialisasikan sistem rujukan pelaporan kasus perundungan beserta pemutakhiran Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan bullying di tingkat sekolah.

Advertisement

Langkah tersebut menjadi tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Buleleng. 

Kerja sama itu dilakukan untuk memastikan penanganan kasus perundungan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai pihak terkait.

Sekretaris Disdikpora Kabupaten Buleleng, Luh Putu Adi Ariwati, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik. 

Advertisement

Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai sangat penting dalam upaya mencegah maupun menangani kasus perundungan.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar setiap kasus dapat ditangani secara tepat sekaligus mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman yang sama terkait mekanisme penanganan kasus perundungan di satuan pendidikan dasar dan sekolah menengah pertama. 

Selain pemutakhiran SOP, penguatan sistem rujukan melalui hotline aplikasi Sistem Informasi Anti Perundungan (SIAP) juga menjadi fokus utama.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Kejari Buleleng Edukasi Ratusan Siswa Baru soal Bahaya Kenakalan Remaja, Ingatkan Bisa Berujung Pidana

Kejari Buleleng Edukasi Ratusan Siswa Baru soal Bahaya Kenakalan Remaja, Ingatkan Bisa Berujung Pidana

Kejari Buleleng memberikan penyuluhan hukum kepada 407 siswa baru SMKN 1 Kubutambahan. Pelajar diingatkan bahwa kenakalan remaja tertentu dapat berujung pada proses pidana.

Undiksha Hadirkan Esteem-Zone di Bungkulan, Ruang Baru Siswa Belajar Tanpa Takut Salah

Undiksha Hadirkan Esteem-Zone di Bungkulan, Ruang Baru Siswa Belajar Tanpa Takut Salah

Undiksha menghadirkan pembelajaran Matematika-Pancasila berbasis humanistik di Bungkulan, Sawan. Siswa didorong lebih percaya diri, berani mencoba, berdiskusi, dan memecahkan masalah.

Menteri Dikti Resmikan Laboratorium Pendidikan Terpadu Undiksha, Dorong Lulusan Lebih Berkualitas

Menteri Dikti Resmikan Laboratorium Pendidikan Terpadu Undiksha, Dorong Lulusan Lebih Berkualitas

Menteri Dikti Brian Yuliarto meresmikan Gedung Laboratorium Pendidikan Terpadu Undiksha yang dibangun melalui SBSN untuk memperkuat pembelajaran, riset, inovasi, dan kualitas lulusan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer