Harga BBM Naik, DPRD Buleleng Dorong Gerakan Kurangi Perjalanan Dinas

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas ketegangan di Timur Tengah mulai berdampak pada kebijakan di daerah.
Pemerintah pun melakukan langkah efisiensi, terutama dalam penggunaan kendaraan dan mobilitas perjalanan dinas.
Wakil Ketua DPRD Buleleng, Made Jayadi Asmara menegaskan, Bali Utara perlu bergerak dengan semangat “Buleleng Berhemat” sebagai respons terhadap situasi krisis energi global dan tindak lanjut arahan pemerintah pusat.
“Penghematan ini melalui Work From Home (WFH), kemudian membatasi perjalanan dinas. Sekalipun ada, dalam rangka studi tiru, kalau bisa dalam daerah saja,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, penerapan WFH menjadi salah satu langkah efektif dalam menekan pengeluaran.
Selain mengurangi penggunaan BBM, kebijakan ini juga berdampak pada efisiensi pemakaian listrik dan air di perkantoran.
Jayadi menambahkan, pembatasan perjalanan dinas keluar daerah juga penting, terlebih jika harus menggunakan transportasi udara. Kenaikan harga avtur diperkirakan akan membuat biaya perjalanan semakin tinggi.
Tak hanya itu, ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mulai mengembangkan sistem transportasi massal.
Langkah tersebut dinilai strategis sebagai antisipasi jika krisis energi kembali terjadi di masa mendatang.



