SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buleleng menggelar pameran yang menampilkan dokumentasi pengawasan selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Bawaslu Buleleng mulai Jumat (7/2/2025) dan akan berlangsung selama seminggu mendatang.
Dalam pameran tersebut, ada sebanyak 25 foto dan 15 judul buku yang berisi berbagai aspek pengawasan Pilkada yang dipajang.
Foto-foto tersebut merekam momen penting dalam proses pengawasan, mulai dari pencocokan dan penelitian data pemilih, penyusunan daftar pemilih, pelaksanaan kampanye, masa tenang, hingga pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara.
Sementara itu, buku-buku yang dipamerkan tengah diajukan untuk mendapatkan ISBN dan nantinya akan dipublikasikan secara daring dalam format e-book agar dapat diakses oleh masyarakat luas.
Ketua Bawaslu Buleleng, Kadek Carna Wirata, menjelaskan bahwa pameran ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam menjamin transparansi pengawasan Pilkada.
Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui berbagai proses yang telah dilakukan Bawaslu selama tahapan Pilkada berlangsung.
“Pameran ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik tentang bagaimana pengawasan Pilkada dilakukan. Ini juga bisa menjadi referensi bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian terkait pemilu dan pengawasan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa pengawasan yang kami lakukan bersifat terbuka,” ungkap Kadek Carna Wirata.
Baca Juga: Mahasiswa Undiksha Gelar Pameran Seni Rupa. Tampilkan Kritik Sosial Lewat Media Seni
Ia menambahkan bahwa selama Pilkada Buleleng, salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah netralitas kepala desa.
Menurutnya, ini menjadi pembelajaran bersama agar pihak-pihak yang dilarang terlibat dalam politik praktis dapat memahami regulasi yang berlaku dan menghindari kesalahan serupa di masa mendatang.
Dengan demikian, pelaksanaan Pilkada ke depan dapat berjalan lebih aman dan damai tanpa perselisihan.
Lebih lanjut, Kadek Wirata menyatakan kemungkinan Bawaslu Buleleng akan mengembangkan konsep pameran ini menjadi kegiatan yang lebih luas dan dapat dilakukan secara mobile ke berbagai lokasi di Buleleng.
Hal ini bertujuan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan informasi mengenai tugas dan fungsi pengawasan pemilu.
“Untuk sementara, pameran ini kami gelar selama seminggu di Sekretariat Bawaslu. Namun, tidak menutup kemungkinan kedepannya kami akan melakukan pameran keliling agar informasi ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambahnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya