Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perusakan Ogoh-ogoh di Sangsit Buleleng Terekam CCTV. Pelaku Diduga ODGJ

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

TEMUI PELAKU: Polisi dan aparat desa mendatangi rumah pria yang diduga melakukan perusakan ogoh-ogoh di Desa Sangsit.
TEMUI PELAKU: Polisi dan aparat desa mendatangi rumah pria yang diduga melakukan perusakan ogoh-ogoh di Desa Sangsit.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Perusakan ogoh-ogoh terjadi di Balai Suka Duka Banjar Dinas Sema, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali. 


Advertisement

Peristiwa tersebut baru diketahui warga pada Minggu (1/2/2026) pagi dan kini telah ditangani aparat kepolisian.

Kapolsek Sawan, AKP Robin Yohana membenarkan adanya peristiwa perusakan ogoh-ogoh. Aksi perusakan itu terjadi pada Sabtu (31/1/2026). 

Pelaku perusakan berhasil teridentifikasi setelah dilakukan pengecekan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi.

Advertisement

Pelaku diketahui berinisial Komang SA alias Pengkoh, 35, yang juga bermukim di Desa Sangsit.

AKP Robin menjelaskan, kasus pertama kali terungkap saat saksi mendatangi lokasi untuk melihat ogoh-ogoh yang dibuat oleh sekaa teruna setempat. Namun, setibanya di balai banjar, ogoh-ogoh tersebut sudah dalam kondisi rusak.

“Saat dicek sekitar pukul 08.00 WITA, ogoh-ogoh sudah mengalami kerusakan pada bagian tangan dan kepala,” jelasnya.

Advertisement

Atas temuan tersebut, aparat desa bersama pihak kepolisian kemudian melakukan penelusuran. Pada Kamis (5/2/2026), rekaman CCTV di sekitar balai suka duka diperiksa. 

Dari hasil pengecekan, pelaku perusakan terlihat dengan jelas mengarah pada Komang SA alias Pengkoh.

Menindaklanjuti temuan itu, Bhabinkamtibmas Polsek Sawan bersama Kepala Dusun Banjar Dinas Tegal dan Banjar Dinas Sema mendatangi lokasi kejadian, sekaligus mendatangi pelaku di tempat tinggalnya.

“Setelah dilakukan klarifikasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Namun, keterangan pelaku berubah-ubah dan menyebut tindakannya dilakukan atas suruhan orang lain, meski tidak dapat dijelaskan secara jelas,” ujar AKP Robin.

Dari hasil pendalaman awal, pelaku terindikasi mengalami gangguan kejiwaan dan diketahui telah memiliki kartu untuk berobat rutin di Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama Bali di Bangli.

“Kami tetap melakukan penanganan secara hati-hati dan berkoordinasi dengan pihak terkait, mengingat kondisi pelaku. Kami juga akan melakukan meminta pendapat ahli terkait kondisi kejiwaan pelaku,” tegas Robin. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Ogoh-ogoh ke Festival Budaya, Desa Adat Buleleng Beri Ruang Kreativitas Yowana

Dari Ogoh-ogoh ke Festival Budaya, Desa Adat Buleleng Beri Ruang Kreativitas Yowana

Desa Adat Buleleng menggelar Pengerupukan Festival sebagai wadah kreativitas yowana. Festival ogoh-ogoh ini kini berkembang menjadi penguat identitas budaya Buleleng.

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 resmi dibuka di Pantai Kerobokan Buleleng. Wabup Gede Supriatna ajak masyarakat lestarikan budaya dan dukung UMKM lokal.

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer