Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditinggal Sembahyang, Warung Nasi di Sangsit Buleleng Ludes Terbakar

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

HANGUS: Polisi memasang TKP di lokasi warung yang terbakar di Desa Sangsit, Kabupaten Buleleng, Bali.
HANGUS: Polisi memasang TKP di lokasi warung yang terbakar di Desa Sangsit, Kabupaten Buleleng, Bali.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kebakaran hebat melanda sebuah warung nasi di Banjar Dinas Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. 


Advertisement

Warung milik Komang Rasmini, 55, warga setempat, hangus dilalap api saat sang pemilik tengah pulang ke rumah untuk sembahyang.

Insiden kebakaran itu pertama kali diketahui oleh I Made Swartika, 58, tetangga korban yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 12.00 WITA, saksi pertama yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian melihat warung korban sudah dalam keadaan terbakar. Saksi kemudian segera memberitahu korban,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng.

Advertisement

Mendapat kabar tersebut, Komang Rasmini bersama anaknya, Gede Agus Ariana, 37, bergegas menuju lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah mereka. 

Namun setibanya di tempat kejadian, sebagian besar bangunan sudah dilalap api.

Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api yang berkobar cukup besar.

Advertisement

Alhasil warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, satu unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

Menurut keterangan korban, aktivitas terakhir di warung dilakukan sekitar pukul 11.00 WITA. Selanjutnya warung ditutup. 

Setelah itu ia pulang ke rumah untuk melaksanakan sembahyang dan beraktivitas bersama keluarga.

Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah kontrakan milik Ketut Tambun Jaya. Warung tersebut disewa korban selama satu tahun dengan nilai kontrak Rp 9 juta.

Akibat kebakaran itu, sejumlah barang dilaporkan hangus terbakar, di antaranya empat unit handphone, satu kulkas, kipas angin, televisi, tiga kompor gas, lima tabung gas, kasur, serta berbagai dokumen penting.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 80 juta,” ujar Yohana.

Saat ini lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Kasus tersebut juga telah dilaporkan ke Polsek Sawan guna penanganan lebih lanjut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 Resmi Dibuka, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sawan Festival 2026 resmi dibuka di Pantai Kerobokan Buleleng. Wabup Gede Supriatna ajak masyarakat lestarikan budaya dan dukung UMKM lokal.

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga Rumah di Bali Naik, Dipicu Peningkatan Harga Bahan Bangunan

Harga properti residensial Bali naik 1,02 persen pada triwulan II 2026. Rumah menengah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,52 persen secara tahunan.

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Koster Sebut Buleleng Punya ‘Rezeki’ Sendiri, Gerokgak Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Buleleng punya potensi berbeda dari barat hingga timur. Gerokgak disiapkan sebagai kawasan ekonomi pariwisata.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer