Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simpan Koleksi Sejarah, SMPN 1 Banjar Raih Juara Perpustakaan se-Buleleng

F
Penulis: Francelino Junior❯
Perpustakaan Griya Widya Swara di SMPN 1 Banjar yang menjadi juara 1 lomba perpustakaan se-Kabupaten Buleleng, tingkat SMP. Yang menarik, ada koleksi sejarah di perpustakaan tersebut.
Perpustakaan Griya Widya Swara di SMPN 1 Banjar yang menjadi juara 1 lomba perpustakaan se-Kabupaten Buleleng, tingkat SMP. Yang menarik, ada koleksi sejarah di perpustakaan tersebut.

SINGARAJA-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Banjar berhasil menjadi juara 1 dalam lomba perpustakaan yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng.


Advertisement

Usut punya usut, sekolah tersebut sangat inovatif dalam mengelola perpustakaan.

Kepala SMPN 1 Banjar, Siti Aminah mengatakan bila perpustakaan di sekolahnya tidak hanya berperan sebagai tempat membaca buku saja, melainkan juga sebagai pusat pelestarian budaya dan sejarah. 

Lantaran di perpustakaan yang diberi nama Perpustakaan Griya Widya Swara, juga memajang koleksi gerabah dari Candi Buddha di Desa Kalibukbuk. Pihaknya juga menyediakan informasi dalam huruf aksara Bali.

Advertisement

"Inisiatif ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya lokal, dan mengenalkannya kepada generasi muda. Utamanya siswa di SMPN 1 Banjar," ujar Siti Aminah.

Selain itu, inovasi lain yang dikembangkan SMPN 1 Banjar untuk perpustakaan adalah digitalisasi bahan pustaka menggunakan perpustakaan digital berbasis Google Site. Langkah ini memudahkan akses bagi para pengguna perpustakaan. 

Perpustakaan Griya Widya Swara juga meluncurkan program Duta Lestari, yang tujuannya untuk menggerakkan literasi di lingkungan sekolah. Yang diharapkan menjangkau TK dan SD di sekitar Desa Banjar.

Advertisement

Sehingga, dapat membantu dan memperluas cakupan literasi dan membangun budaya membaca sejak dini.

Meski begitu, DAPD Buleleng tetap memberikan catatan kepada SMPN 1 Banjar terkait perpustakaan. Seperti menambah jumlah buku yang tidak berfokus pada jumlah eksemplar.

Salah satu upayanya dengan dukungan sumbangan buku dari siswa, alumni, serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

“Dengan berbagai inovasi dan perbaikan yang dilakukan, Perpustakaan Griya Widya Swara optimis terus memberikan kontribusi positif dalam dunia literasi dan pelestarian budaya lokal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DAPD Kabupaten Buleleng, Made Era Oktarini mengatakan Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar lomba perpustakaan yang berlangsung dari tanggal 3-13 Juni 2024. 

Lomba ini diikuti 27 peserta yang berasal dari perpustakaan yang ada di SD, SMP, dan desa. Penilaiannya pun menggunakan kriteria dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

Yakni koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan, serta komponen penguatan kinerja. 

Era berharap lomba perpustakaan ini dapat merangsang minat baca masyarakat, sehingga dapat meningkat yang dimulai dari tingkat desa dan sekolah.

“Dengan adanya peningkatan membaca, diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, berdasarkan penilaian DAPD Buleleng, untuk tingkat SD yang menjadi juara adalah Perpustakaan Widya Sastra (SDN 3 Gerokgak/Juara 1), Perpustakaan Widya Pataka (SDN 1 Kaliasem/Juara 2), dan Perpustakaan Sastra Geraha (SDN 1 Banyuasri/Juara 3). 

Sementara di tingkat SMP, yang menjadi juara adalah Perpustakaan Griya Widya Swara (SMP Negeri 1 Banjar/Juara 1), Perpustakaan SMP Negeri 1 Tejakula (Juara 2), dan Perpustakaan Diva Widya Sastra (SMP Negeri 5 Gerokgak/Juara 3).

Sedangkan di tingkat desa, juaranya Perpustakaan Werdi Aksara (Desa Sepang Kelod/Juara 1), Perpustakaan Manyar (Desa Umeanyar/Juara 2), dan Perpustakaan Bersinar (Desa Tampekan/Juara 3). ***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Buleleng Jadi Percontohan Program Pangan Berbasis Sekolah, Dorong Generasi Muda Kenal Pertanian

Buleleng Jadi Percontohan Program Pangan Berbasis Sekolah, Dorong Generasi Muda Kenal Pertanian

Buleleng memperkuat ketahanan pangan melalui program pangan berbasis sekolah bersama YSPN dan Kemendagri. Tiga sekolah mendapat penghargaan sebagai pelopor edukasi pertanian.

82 Sekolah di Buleleng Kekurangan Murid, Pemkab Siapkan Evaluasi hingga Opsi Regrouping

82 Sekolah di Buleleng Kekurangan Murid, Pemkab Siapkan Evaluasi hingga Opsi Regrouping

Sebanyak 82 sekolah di Buleleng kekurangan murid pada tahun ajaran 2026/2027. Pemkab menyiapkan evaluasi hingga opsi regrouping jika kondisi tersebut terus terjadi selama tiga hingga empat tahun.

MPLS Ramah Berakhir, Sekolah Lab Undiksha Siapkan Generasi Berkarakter

MPLS Ramah Berakhir, Sekolah Lab Undiksha Siapkan Generasi Berkarakter

MPLS Ramah Sekolah Lab Undiksha resmi ditutup. Sebanyak 339 murid baru kini memulai proses belajar setelah mengikuti pengenalan lingkungan sekolah yang ditutup dengan prosesi pelepasan name tag dan penampilan bakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer