Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Pohon Tumbang, BPBD Buleleng Pangkas Pohon Perindang

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
PANGKAS POHON: BPBD Buleleng memangkas pohon perindang yang meranggas mati di Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Pohon itu dikhawatirkan tumbang dan menimpa pengendara.
PANGKAS POHON: BPBD Buleleng memangkas pohon perindang yang meranggas mati di Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Pohon itu dikhawatirkan tumbang dan menimpa pengendara.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musim penghujan telah tiba. Sejumlah bencana pun mengancam. Salah satunya bencana pohon tumbang.


Advertisement

Mengantisipasi terjadinya pohon tumbang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng memangkas sejumlah pohon perindang. Terutama pohon perindang yang sudah lapuk dan meranggas.

“Kami eksekusi segera karena sudah memasuki musim penghujan. Kami juga mengantisipasi awal bencana ranting patah, pohon tumbang yang dapat mengganggu akses jalan dan mengancam keselamatan masyarakat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ariadi Pribadi, kemarin (26/11/2024).

Ariadi mengatakan, sebelum melakukan pemangkasan, pihaknya telah melakukan pemetaan dan pendataan. Terutama pohon yang ada di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, Jalan Raya Singaraja-Denpasar, dan Jalan Raya Singaraja-Amlapura.

Advertisement

Setelah melakukan pendataan, pihaknya kemudian mengajukan izin pemangkasan kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dan Bali yang memiliki kewenangan atas aset pohon-pohon tersebut.

Untuk tahap awal, pemangkasan dilakukan di Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Khususnya di wilayah Kecamatan Sawan dan Kubutambahan. Total ada 12 pohon yang dipangkas.

BPBD Buleleng juga bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Buleleng, Dinas Lingkungan Hidup Buleleng, Satpol PP Buleleng, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desa masing-masing.

Advertisement

Selanjutnya pemangkasan akan dilanjutkan pada jalur Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk. Sebab di sana terdapat 65 batang pohon yang dinilai rawan.

Pertumbuhan pohon itu condong ke jalan raya. Apabila dahan pohon tidak dipangkas, dikhawatirkan pohon akan semakin berat dan tumbang ke arah jalan raya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Cegah Tumbang, Pohon di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk Dipangkas

Cegah Tumbang, Pohon di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk Dipangkas

BPBD Buleleng bersama DLH, Balai Jalan, dan Polsek Banjar melakukan perompesan pohon mahoni di Desa Kaliasem sebagai upaya mitigasi untuk mencegah risiko bagi pengguna jalan.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Sutjidra Ajak Warga Menanam. Jangan Wariskan Kerusakan Alam untuk Generasi Muda

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Sutjidra Ajak Warga Menanam. Jangan Wariskan Kerusakan Alam untuk Generasi Muda

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Danau Tamblingan menjadi momentum Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengajak masyarakat melakukan pertobatan lingkungan.

Atap Kamar Suci hingga Dapur Warga Roboh Disapu Hujan Deras di Buleleng

Atap Kamar Suci hingga Dapur Warga Roboh Disapu Hujan Deras di Buleleng

Hujan deras dan cuaca ekstrem picu atap kamar suci roboh, dapur ambruk, hingga pohon tumbang di Kecamatan Gerokgak Buleleng. BPBD terjunkan tim dan beri bantuan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer