Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kunjungan WNA Melonjak ke Objek Wisata, Dipelototi Imigrasi Singaraja

F
Penulis: Francelino Junior❯

Imigrasi Singaraja memantau seluruh aktivitas WNA yang berlibur di wilayah Buleleng, Jembrana, dan Karangasem saat libur Nataru.
Imigrasi Singaraja memantau seluruh aktivitas WNA yang berlibur di wilayah Buleleng, Jembrana, dan Karangasem saat libur Nataru.


Advertisement

 

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Warga Negara Asing (WNA) yang berlibur di Bali utara dipelototi aktivitasnya oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.

Hal ini dilakukan, sebab biasanya jumlah bule mengalami peningkatan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Advertisement

Dalam praktiknya, Imigrasi Singaraja membentuk 3 tim pengawas yang menyebar di wilayah kerja Imigrasi Singaraja.

Yakni di Kabupaten Jembrana, Buleleng dan Karangasem. Tim pengawas akan berpatroli di lokasi dengan potensi kunjungan turis asing yang melonjak.

Objek wisata yang fokus diawasi seperti Pantai Medewi di Jembrana, Pantai Pemuteran dan Pantai Lovina di Buleleng, serta Pantai Amed, Pantai Tulamben, dan Pantai Candidasa di Karangasem.

Advertisement

Begitu juga pintu masuk Bali yang turut juga dipelototi oleh Imigrasi Singaraja. Seperti di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana dan Pelabuhan Padangbai Kabupaten Karangasem.

”Tim pengawasan orang asing ini kami bentuk di tingkat kabupaten sampai kecamatan, yang bekerjasama dengan stakeholder terkait,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Hendra Setiawan pada Minggu (22/12) siang.

Dilanjutkan Hendra, tim pengawasan utamanya para aparat desa yang banyak warga asingnya, akan membantu memantau pergerakan atau aktivitas orang asing yang mencurigakan.

Selain itu, Imigrasi Singaraja juga meminta agar masyarakat untuk turut mengawasi gerak-gerik WNA yang menginap di homestay, villa, hingga hotel di Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

”Tim intelijen kami juga intens berkomunikasi. Jadi kalau ada informasi awal yang harus kami tindaklanjuti, tim langsung kami kirim,” tutup Hendra.***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Overstay 481 Hari Gegara Ditipu Calo, Investor Asal Prancis Dideportasi Imigrasi

Overstay 481 Hari Gegara Ditipu Calo, Investor Asal Prancis Dideportasi Imigrasi

WNA Prancis dideportasi Imigrasi Singaraja akibat overstay 481 hari di Bali. Mengaku ditipu agen saat perpanjang izin tinggal investor.

Sidak PLTU Celukan Bawang hingga Sekolah, Timpora Buleleng Cek Aktivitas WNA di Buleleng

Sidak PLTU Celukan Bawang hingga Sekolah, Timpora Buleleng Cek Aktivitas WNA di Buleleng

Timpora dan Imigrasi Singaraja menggelar sidak WNA di PLTU Celukan Bawang, Villa Bilabong, dan Singaraja Montessori School untuk pastikan ketertiban TKA.

Selamatkan Bawah Laut Lovina, Bank Coral Banyumilir Tanam 100 Struktur Terumbu Karang

Selamatkan Bawah Laut Lovina, Bank Coral Banyumilir Tanam 100 Struktur Terumbu Karang

Bank Coral Banyumilir dan PLN Peduli tanam 100 struktur terumbu karang di Lovina, latih nelayan lokal, serta kenalkan keindahan laut pakai teknologi VR.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer