Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vendor Sudah Ada, Layanan 112 di Buleleng Tunggu Kesiapan OPD

F
Penulis: Francelino Junior❯

 


Advertisement

Layanan 112 di Buleleng kini menunggu kesiapan OPD terkait saja. Sebab kini sudah ada vendornya.
Layanan 112 di Buleleng kini menunggu kesiapan OPD terkait saja. Sebab kini sudah ada vendornya.

Radarbuleleng.jawapos.com- Penerapan layanan 112 di Kabupaten Buleleng kini menunggu kesiapan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Sebab kini sudah ada vendor, yang menjembatani penerapannya.

Advertisement

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, layanan 112 merupakan layanan kegawatdaruratan yang dapat digunakan masyarakat, apabila ada peristiwa maupun kejadian urgen.

Tentu layanan ini ada hubungannya dengan smart city yang ada di Pemkab Buleleng. Baik itu smart governance dan smart living.

”Jadi kedepan dengan sistem ini, masyarakat bisa sampaikan peristiwa gawat darurat di wilayahnya. Kami siapkan sarana dan prasarana serta SDM di masing-masing OPD yang terlibat,” katanya pada Senin (26/5).

Advertisement

Disebutnya, OPD yang terlibat yakni Dinas Kominfosanti, Dinas Kesehatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan, BPBD, dan RSUD Buleleng. Serta instansi vertikal seperti polisi dan PLN.

Untuk saat ini, sarana dan prasarana yang siap ada di Dinas Kominfosanti dengan Buleleng Command Center (BCC).

Maka itu, kelengkapan lain dari OPD terkait pun wajib dilakukan, untuk mendukung pelayanan yang maksimal selama 24 jam, apabila layanan 112 benar-benar diterapkan di Buleleng.

”Akan ada pembahasan lanjutan terkait layanan 112 ini,” singkatnya.

Diketahui ada salah satu vendor yang sudah melakukan audiensi dengan Pemkab Buleleng, mengenai penerapan layanan ini.

Yaitu PT. Jasnita Telekomindo, Tbk. yang merupakan salah satu pemenang dari empat vendor lainnya atas program Kementerian Komdigi RI.

Pihaknya menyebut layanan 112 akan bebas pulsa dan dapat diakses tanpa menggunakan SIM card.

Meski begitu, vendor akan berkoordinasi kembali dengan Pemerintah Provinsi Bali, agar ketika masyarakat asal Buleleng menggunakan layanan 112 saat di kabupaten lain, lebih cepat ditanggapi atau direspon oleh admin 112 di Buleleng. 

”Masyarakat tidak terbebani biaya pulsa ketika melaporkan keluhan pada layanan darurat 112, seperti halnya kebakaran, kerusuhan, kecelakaan, pohon tumbang, darurat medis dan darurat lainnya,” ujar David Kristianto, Senior Account Manager PT. Jasnita Telekomindo, Tbk. di Gedung BCC Kominfosanti.***

Advertisement
Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Buleleng

Artikel Terkait

Pemkab Buleleng Luncurkan 10 Inovasi, Dorong Digitalisasi Pelayanan dan Tata Kelola Pemerintahan

Pemkab Buleleng Luncurkan 10 Inovasi, Dorong Digitalisasi Pelayanan dan Tata Kelola Pemerintahan

Pemkab Buleleng meluncurkan 10 inovasi di berbagai sektor untuk memperkuat digitalisasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan kebijakan berbasis data.

Terpikat Keberhasilan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Blitar Belajar ke Buleleng

Terpikat Keberhasilan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Blitar Belajar ke Buleleng

Pemkab Blitar boyong jajaran Forkopimda lakukan studi tiru ke MPP Buleleng di Pasar Banyuasri yang sukses kelola 152 layanan publik terpadu.

Awas Jebakan Pinjol dan Investasi Bodong, Pemkab Buleleng Bersama OJK Genjot Literasi Keuangan

Awas Jebakan Pinjol dan Investasi Bodong, Pemkab Buleleng Bersama OJK Genjot Literasi Keuangan

Sekda Gede Suyasa buka sosialisasi literasi keuangan TPAKD Buleleng 2026. Ingatkan ASN agar waspada terhadap pinjol ilegal, judi online, dan investasi bodong.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer