Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semarak Bulan Bung Karno, Buleleng Dorong Literasi Lewat Resensi Buku

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
RESENSI BUKU: Workshop resensi buku di Gedung PLUT Singaraja.
RESENSI BUKU: Workshop resensi buku di Gedung PLUT Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Komitmen Pemkab Buleleng dalam menumbuhkan budaya literasi terus diperkuat. 


Advertisement

Melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng, digelar kegiatan Pembekalan Resensi Buku pada Selasa (24/6/2025), bertempat di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Buleleng.

Kegiatan ini tak sekadar ajang pelatihan, tetapi juga menjadi bagian penting dari peringatan Bulan Bung Karno, dengan semangat membentuk generasi pembaca yang cerdas, kritis, dan reflektif.

Bung Karno dikenang bukan hanya sebagai proklamator dan pemimpin besar bangsa, tetapi juga sebagai pembaca dan penulis sejati. 

Advertisement

Bahkan di balik jeruji penjara, ia tetap menulis dan membaca, menyulut kesadaran rakyat lewat gagasan dan kata-kata. Nilai inilah yang menjadi napas dalam kegiatan pembekalan literasi kali ini.

Kepala DAPD Buleleng, Made Era Oktarini mengatakan, dari 92 naskah resensi yang masuk, panitia telah memilih 50 karya terbaik. 

Para penulis terpilih ini diundang mengikuti pembekalan sebagai bentuk apresiasi, sekaligus langkah membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Buleleng.

Advertisement

“Benih-benih literasi sudah tumbuh di Buleleng. Tugas kita sekarang adalah memupuknya agar menjadi pohon pengetahuan yang kokoh dan bermanfaat,” ujar Era.

Peserta juga dibekali kemampuan berpikir kritis dan membaca aktif. Materi disampaikan oleh narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi literasi, seperti dr. Putu Sukedana, I Ketut Artana, I Putu Suardipa, serta Ni Putu Pramita Utami.

Lebih lanjut Era mengatakan, kegiatan tersebut juga selaras dengan kebijakan nasional, mengacu pada Peraturan Perpustakaan Nasional RI Nomor 12 Tahun 2024 yang mendorong pengembangan konten literasi lokal dan peningkatan minat baca, termasuk melalui alokasi DAK Nonfisik bidang perpustakaan.

“Perpustakaan tidak boleh jadi tempat sepi. Menyala dengan aktivitas, dialog, dan kreativitas. Dan semangat itu hari ini benar-benar terasa,” ungkap Era. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

13 Penulis Muda Bali dan Nusa Tenggara Lolos Emerging Writers 2026. Siap Tampil di Singaraja Literary Festival

13 Penulis Muda Bali dan Nusa Tenggara Lolos Emerging Writers 2026. Siap Tampil di Singaraja Literary Festival

Sebanyak 13 penulis muda dari Bali, NTB, dan NTT lolos program Emerging Writers 2026 di Singaraja Literary Festival dan siap mempresentasikan karya terbaik mereka.

Gandeng 100 Seniman, Sukmawati Siapkan Pementasan untuk Bulan Bung Karno di Buleleng

Gandeng 100 Seniman, Sukmawati Siapkan Pementasan untuk Bulan Bung Karno di Buleleng

Sukmawati Soekarnoputri siapkan pentas seni kontemporer Ragam Merdeka di Buleleng. Libatkan 100 seniman serta musik genggong khas Sukasada.

Bangkitkan Semangat Bung Karno, Wabup Supriatna Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Trisakti di Era Digital

Bangkitkan Semangat Bung Karno, Wabup Supriatna Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Trisakti di Era Digital

Wabup Buleleng Gede Supriatna mengajak masyarakat menghidupkan semangat perjuangan Bung Karno dan mengamalkan nilai Trisakti dalam menghadapi tantangan era digital.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer