Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bertahun-Tahun Ditiadakan, Bulfest Akhirnya Kembali

F
Penulis: Francelino Junior❯
Logo Buleleng Festival
Logo Buleleng Festival

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sempat vakum selama enam tahun belakangan, ajang Buleleng Festival (Bulfest) akhirnya kembali digelar tahun ini.


Advertisement

Bulfest terakhir kali digelar pada 2019 lalu. Sejak saat itu, Bulfest tidak pernah digelar lagi dengan alasan pandemi covid-19 maupun peralihan kepemimpinan.

Tahun ini, pemerintah memastikan Bulfest kembali digelar. Kali ini ajang Bulfest akan dilaksanakan pada Senin (18/8/2025) hingga Sabtu (23/8/2025) yang berpusat di kawasan Tugu Singa Ambara Raja.

Ketua Panitia Bulfest 2025, Gede Suyasa mengatakan, tahun ini pihaknya mengangkat tema “The Mask History of Buleleng”. Dengan kata lain, tahun ini topeng menjadi tema utama.

Advertisement

Suyasa menjelaskan, topeng bukan sekadar media seni pertunjukan, tetapi juga sebagai representasi identitas, spiritualitas, dan peradaban leluhur. 

Suyasa mengklaim, Buleleng merupakan salah satu daerah yang memiliki topeng cukup banyak di Bali. Kesenian topeng Wayang Wong Tejakula misalnya, memiliki lebih dari 150 jenis topeng.

Pada ajang pembukaan, pihaknya juga akan menyiapkan tarian massal. “Akan ada penampilan tari magrumbungan massal. Target kami sebanyak 250 orang penari. Kami masih upayakan pakaiannya bisa memenuhi,” ujar Suyasa.

Advertisement

Nantinya, Bulfest akan terbagi dalam beberapa zona. Zona A sebagai panggung utama adalah kawasan Tugu Singa Ambara Raja. Zona B adalah Wantilan Sasana Budaya. Zona C adalah Pura Kanginan Singaraja. Zona D adalah RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Zona E adalah Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng. 

Zona F adalah Jalan Veteran Singaraja. Zona G adalah Jalan Pahlawan Singaraja. Zona H adalah belakang panggung utama dan jalan menuju RS Pantisila. Zona I adalah Kantor DPRD Buleleng. Terakhir Zona J adalah Gedung Wanita Laksma Graha.

”Mulai dari pengisi acara di panggung utama, stand kuliner hingga kriya kena kurasi. Tapi tiap kecamatan, wajib menampilkan ciri khas kuliner maupun seni. Nanti Satpol PP akan tindak pedagang yang nyelonong masuk tanpa izin,” tegas Suyasa.

Selama Bulfest 2025 berlangsung, pengelolaan sampah akan dilakukan pada hari itu juga. Sehingga tidak terjadi penumpukan yang parah. 

Untuk sampah non organik akan dikirim ke BSI, lalu disebarkan ke sejumlah komunitas daur ulang. Sedangkan yang organik, akan dibawa ke komposting Jagaraga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Ratusan Anak TK Meriahkan Parade Olahraga Tradisional di Bulfest 2026

Ratusan Anak TK Meriahkan Parade Olahraga Tradisional di Bulfest 2026

Ratusan anak TK di Singaraja mengikuti parade olahraga tradisional dalam Bulfest 2026. Selain bermain, mereka belajar kerja sama dan melestarikan budaya.

Jadwal Buleleng Festival (Bulfest) Hari Ini, 20 Agustus 2026 (Hari Ketiga)

Jadwal Buleleng Festival (Bulfest) Hari Ini, 20 Agustus 2026 (Hari Ketiga)

Berikut jadwal Bulfest hari ini, Kamis 20 Agustus 2026 yang merupakan hari ketiga pelaksanaan Bulfest

Pertama Setelah 37 Tahun, KLa Project Tampil di Buleleng

Pertama Setelah 37 Tahun, KLa Project Tampil di Buleleng

KLa Project tampil di panggung utama Buleleng Festival 2026, Selasa (18/8) malam. Setelah 37 tahun, grup musik tersebut kembali menyapa publik Buleleng dengan sejumlah lagu hits.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer