Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Jalanan Semakin Rawan. Awal Bulan Sudah Dua Kali Kecelakaan di Buleleng

F
Penulis: Francelino Junior❯

 

OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.
OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Masyarakat pengguna jalan raya dihimbau lebih berhati-hati dalam berkendara.


Advertisement

Sebab, awal bulan ini, sudah ada dua kali peristiwa kecelakaan di ruas Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk. Salah seorang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Polres Buleleng mencatat, pada Senin (1/9/2025) yang merupakan hari pertama di bulan September, ada dua kasus kecelakaan lalu lintas yang menonjol.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 16.00 Wita di Jalan Raya Singaraja-Seririt KM 10 wilayah Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. 

Advertisement

Kecelakaan lantas ini melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan nomor polisi DK 4460 UG yang dikendarai oleh Kadek Englan Rismawantika, 18, warga Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. 

Dia membonceng Putu Vera Pepia, 18, warga Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. 

Sepeda motor ini menabrak Toyota Jeep DK 1 E yang dikemudikan Rudy Winata, 55, warga Kabupaten Badung.

Advertisement

Awalnya, kedua kendaraan ini sama-sama datang dari arah Singaraja menuju ke arah Seririt. Mobil berada di depan, sedangkan sepeda motor menyusul di belakangnya. 

Saat di lokasi, Toyota Jeep mengurangi kecepatannya, karena ada kendaraan di depannya yang menyeberang. Namun tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh sepeda motor Yamaha Jupiter Z.

”Pengendara sepeda motor mengalami luka robek pada bibir dan gigi patah. Sedangkan yang dibonceng hanya luka lecet. Mendapatkan perawatan di RS Parama Sidhi Singaraja,” ujar Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin.

Kecelakaan kedua terjadi sekitar pukul 19.00 wita di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk KM 67,8 wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak. 

Yang terlibat adalah sepeda motor Honda Vario nopol DK 5780 WB yang dikendarai I Made Dwi Puja Astawa, 40, warga Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak dengan truk tronton nopol L 8340 US yang dikemudikan oleh Sigar Totok Tomastono, 63, warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Insiden ini berawal dari kendaraan truk yang dalam keadaan berhenti menghadap ke arah Singaraja, karena saat itu mengalami kerusakan. 

Saat itu, kondisi malam hari. Tiba-tiba datang Puja Astawa dengan kendaraannya dari arah Gilimanuk menuju ke Singaraja. Dia menabrak pantat truk bagian kanan.

”Diduga karena kurang konsentrasi atau tidak memperhatikan situasi di depannya, sehingga pengendara sepeda motor mengalami laka lantas,” ujar Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi.

Kerasnya benturan membuat Dwi Puja terkapar di jalan. Ia mengalami patah tulang leher, luka pada kaki kiri, dan cidera kepala berat. Hingga dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Gerokgak II. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Advertisement

Artikel Terkait

Amor ing Acintya. Rem Diduga Blong, Bocah 12 Tahun di Buleleng Tewas Setelah Motor Tabrak Plakat Beton

Amor ing Acintya. Rem Diduga Blong, Bocah 12 Tahun di Buleleng Tewas Setelah Motor Tabrak Plakat Beton

Kecelakaan tunggal di Desa Gerokgak, Buleleng, menewaskan bocah perempuan berusia 12 tahun. Korban diduga kehilangan kendali setelah rem sepeda motor yang dikendarainya tidak berfungsi hingga menabrak plakat beton.

Amor ing Acintya. Motor Tabrak Mobil di Seririt, Perempuan Asal Karangasem Tewas

Amor ing Acintya. Motor Tabrak Mobil di Seririt, Perempuan Asal Karangasem Tewas

Kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja-Seririt menewaskan seorang perempuan setelah motor yang ditumpanginya menabrak mobil yang keluar dari parkir.

Residivis Curanmor di Buleleng Beraksi Lagi. Curi Empat Motor Dalam Dua Hari

Residivis Curanmor di Buleleng Beraksi Lagi. Curi Empat Motor Dalam Dua Hari

Residivis curanmor di Buleleng mencuri empat sepeda motor dalam dua hari. Polisi menangkap pelaku kurang dari 24 jam dan mengamankan seluruh barang bukti.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer