Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konservasi Alam Desa Ambengan Diperkuat

F
Penulis: Francelino Junior❯

KONSERVASI ALAM: Penanaman pohon yang dilakukan lintas sektoral di Hutan Desa Ambengan. Ini dilakukan dalam rangka memperkuat konservasi di sana, sebagai hulu Buleleng.
KONSERVASI ALAM: Penanaman pohon yang dilakukan lintas sektoral di Hutan Desa Ambengan. Ini dilakukan dalam rangka memperkuat konservasi di sana, sebagai hulu Buleleng.


Advertisement

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Semangat konservasi dan pelestarian lingkungan hidup kembali digelorakan di Kabupaten Buleleng. Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada memiliki peran strategis sebagai salah satu desa hulu di Buleleng.

Sebab Hutan Desa Ambengan tidak hanya menjadi paru-paru dan penjaga tata air Buleleng.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, penting dilakukan aksi nyata untuk memelihara keseimbangan ekosistem.

Advertisement

Seluruh komponen masyarakat didorong untuk terus melakukan upaya pelestarian lingkungan. 

Apalagi dengan momentum musim hujan yang telah tiba, menurut Sutjidra, menjadi saat yang tepat sekaligus pengingat, untuk bersama-sama mengantisipasi potensi bencana alam.

Caranya dengan memperkuat ketahanan alam melalui penanaman pohon.

Advertisement

”Kelestarian alam di Hutan Desa Ambengan akan berdampak langsung pada ketersediaan air dan keseimbangan lingkungan di wilayah hilir. Mari jaga bersama, untuk mencegah banjir dan longsor,” ujarnya di Hutan Desa Ambengan pada Sabtu (22/11).

Katanya, aksi penanaman pohon ini tidak hanya bersifat seremonial belaka. Melainkan sebuah langkah praktis dan berorientasi masa depan.

Karena yang ditanam 200 bibit pohon buah-buahan unggulan di area seluas 20 are. Komposisi bibit yang dipilih pun terencana, terdiri dari 100 bibit durian, 50 bibit manggis, dan 50 bibit alpukat.

Pemilihan jenis pohon buah ini tidak hanya bertujuan untuk konservasi tanah dan air, tetapi juga memiliki nilai ekonomis jangka panjang yang dapat memberdayakan masyarakat sekitar.

”Penanaman pohon multipurpose ini diharapkan dapat menjadi simbol penyatuan semangat antara pelestarian ekologi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena Hutan Desa Ambengan juga menyimpan potensi menjadi kebun masa depan yang menghidupi,” tandas Bupati Sutjidra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng. 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Undiksha Kembangkan Material Pengganti Kayu. Diklaim Tahan Rayap hingga Suhu Ekstrem

Undiksha Kembangkan Material Pengganti Kayu. Diklaim Tahan Rayap hingga Suhu Ekstrem

Undiksha mengembangkan nanokomposit silika-karbon yang berpotensi menggantikan kayu alam. Material ini tahan rayap, kuat, dan siap memasuki dunia industri.

Renovasi Gedung RSUD Buleleng Dimulai 2027, Pemkab Ajukan Perda Pembangunan Tahun Jamak

Renovasi Gedung RSUD Buleleng Dimulai 2027, Pemkab Ajukan Perda Pembangunan Tahun Jamak

Pemkab Buleleng mengajukan Ranperda tahun jamak untuk pembangunan gedung RSUD Buleleng pada 2027–2028. Penyusunan master plan ditargetkan rampung Desember 2026.

Dendam Gegara Sempat Ditegur, Warga di Buleleng Nekat Aniaya WNA Prancis

Dendam Gegara Sempat Ditegur, Warga di Buleleng Nekat Aniaya WNA Prancis

WN Prancis Ancel Lucas, 36, mengalami luka akibat penganiayaan di Desa Les, Tejakula, Buleleng. Polisi amankan terduga pelaku dan lakukan penyelidikan lanjutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer